Surabaya, JatimUPdate.id – Rumah Broadcast Indonesia (RBI) kembali menghadirkan kegiatan edukatif bagi para orang tua yang putra-putrinya mengikuti pembelajaran public speaking di Rumah Broadcast Public Speaking (RBPS).
Kali ini, kegiatan dikemas dalam bentuk pelatihan pijat Te’ashi yang memberikan pengetahuan praktis mengenai teknik pijat sederhana untuk membantu menjaga kebugaran dan kesehatan keluarga.
Pelatihan tersebut menghadirkan Bambang Aryanto, ST, CHT, seorang terapis sekaligus konsultan kesehatan, sebagai narasumber.
Kegiatan berlangsung dengan suasana santai dan interaktif. Para orang tua tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan sejumlah gerakan pijat yang relatif mudah dilakukan di rumah.
Sejak awal kegiatan, peserta terlihat cukup antusias mengikuti materi. Beberapa peserta bahkan langsung mencoba gerakan yang diperagakan Bambang kepada pasangan maupun anggota keluarga lainnya.
Bambang menjelaskan bahwa pijat dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk menjaga kebugaran tubuh apabila dilakukan dengan teknik yang tepat.
Karena itu, dalam pelatihan ini peserta diperkenalkan pada sejumlah titik dan gerakan sederhana yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi yang diberikan cukup beragam, mulai dari teknik pijat yang berkaitan dengan keluhan kesehatan tertentu, membantu menjaga kebugaran dan imunitas tubuh, hingga teknik pijat yang ditujukan untuk membantu menunjang tumbuh kembang anak.
Salah satu bagian yang menarik perhatian peserta adalah ketika Bambang memperagakan gerakan pijat yang disebut dapat membantu menstimulasi anak agar lebih siap dalam proses belajar dan mendukung perkembangan fungsi tubuhnya. Para orang tua pun terlihat aktif mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan.
Baca juga: Pemakaian Gadget pada Balita Cukup 1 Jam Sehari. Titik.
Dalam praktiknya, peserta diminta memperhatikan posisi tangan, tekanan serta arah gerakan pijatan. Dengan demikian, orang tua tidak sekadar mengetahui teori, tetapi juga memahami bagaimana melakukan gerakan tersebut secara lebih tepat.
Bambang juga mengingatkan bahwa orang tua perlu mengenali kondisi tubuh sebelum melakukan pijat. Tidak semua keluhan kesehatan dapat ditangani hanya dengan pijatan. Untuk kondisi medis tertentu, pemeriksaan dan penanganan tenaga kesehatan tetap diperlukan.
“Yang penting orang tua memahami tekniknya dan tahu kapan harus melakukan pijat serta kapan harus berkonsultasi dengan tenaga kesehatan,” demikian salah satu penekanan dalam pelatihan tersebut.
Bagi Rumah Broadcast Indonesia, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan nilai tambah bagi orang tua yang anak-anaknya mengikuti kegiatan public speaking di RBPS.
Pendidikan anak, menurut RBI, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara dan tampil di depan umum, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan keluarga yang memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Baca juga: Aset PWU Jatim Ditaksir Rp5 Triliun, Dirut Ungkap Masih Ada 'Barang Gaib'
Selain mendapatkan materi kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi bagi para orang tua. Sambil mengikuti praktik pijat, peserta dapat saling bertukar pengalaman mengenai berbagai persoalan kesehatan yang sering ditemui dalam keluarga, terutama yang berkaitan dengan aktivitas dan tumbuh kembang anak.
Antusiasme peserta terlihat hingga kegiatan berakhir. Sejumlah peserta masih mengikuti demonstrasi dan mencoba kembali gerakan yang telah diberikan.
Melalui kegiatan seperti ini, Rumah Broadcast Indonesia berharap para orang tua memiliki tambahan wawasan dan keterampilan sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Public speaking untuk anak, kesehatan untuk keluarga. Dua hal tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan, sehingga anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan mampu berkomunikasi, tetapi juga mendapatkan dukungan keluarga yang peduli terhadap kesehatan dan perkembangannya. (roy/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat