Wabup Nagekeo Gonzalo Muga Sada Meninggal Dunia, Berpulang di Tengah Perjuangan Gempa Flores
Mbay, NTT, JatimUpdate.id — Kabar duka menyelimuti Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada meninggal dunia pada Sabtu (3/10/2026) malam.
Ia mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.10 WITA di tenda darurat RSUD Aeramo, Mbay, setelah sebelumnya menerima penanganan medis karena kondisi kritis.
Kepergian Gonzalo menorehkan luka mendalam bagi Nagekeo. Ia pergi ketika daerah itu masih berjibaku menangani dampak gempa besar yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Sejak bencana itu, Gonzalo memimpin Satgas Percepatan Penanganan Gempa Flores Kabupaten Nagekeo.
Ia mengemban tugas berat: memastikan penanganan korban, pengungsi, dan pemulihan dampak gempa berjalan cepat.
Pimpin Satgas Gempa Flores
Lebih dari satu bulan terakhir, Gonzalo aktif turun ke lapangan. Ia mengunjungi lokasi pengungsian, menyambangi posko BPBD, dan mengikuti berbagai rapat penanganan dampak gempa. Warga kerap melihatnya hadir di tengah keterbatasan, mendengar keluhan, dan mendorong percepatan bantuan.
Gonzalo tidak memilih duduk diam di balik meja. Ia memilih berjalan bersama warga, menelusuri titik-titik pengungsian, dan memastikan kebutuhan korban gempa mendapat perhatian.
Turun hingga Hari Terakhir
Sehari sebelum meninggal dunia, Gonzalo masih menjalankan aktivitas di Posko BPBD Nagekeo. Ia mendampingi kunjungan kemanusiaan Pasha Ungu dan menyapa warga yang terdampak gempa. Momen itu menjadi salah satu jejak terakhirnya dalam mendampingi masyarakat.
Ucapan duka mengalir dari warga, rekan kerja, dan para relawan. Mereka mengenang Gonzalo sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat, terutama saat Nagekeo menghadapi masa sulit pascagempa.
Duka untuk Nagekeo
Kepergian Gonzalo menjadi pukulan bagi Kabupaten Nagekeo. Namun, semangat dan kerja kerasnya dalam penanganan gempa Flores meninggalkan pesan penting: pemimpin hadir bukan hanya di ruang rapat, tetapi juga di tengah warga yang membutuhkan.
Selamat jalan, Pak Wabup. Dedikasi dan pengabdianmu menjadi jejak yang tak mudah dilupakan. (#)
Editor : Redaksi