Surabaya,JatimUPdate.id - Pimpinan DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai menganggap, perpanjangan masa kerja pansus DPRD merupakan hal yang tak dapat dihindarkan.
Sebab kata Bahtiyar aturan yang dibikin pansus butuh penyesuaian dan sinkronisasi dengan peraturan di atasnya.
Baca juga: Imam NasDem Desak Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Dapur SPPG
"Manakala ada penyesuaian aturan, ada pembahasan yang belum sinkron dengan aturan yang ada, saya kira ini tidak dipungkiri akan kita perpanjang," tutur Bahtiyar, kepada JatimUPdate.id, Rabu (18/3).
Dalam konteks ini, Bahtiyar mencontohkan Pansus Raperda Hunian Layak yang penggodokannya memakan waktu setahun.
Legislator Partai Gerindra itu menyebut, kendati Raperda itu akan dilimpahkan ke meja Gubernur Jawa Timur namun dianggap belum kelar.
"Contoh sebelumnya, kayak hunian layak, ini kan sudah setahun lebih dibahas dan baru saat ini mau masuk ke evaluasi gubernur. Otomatis kan belum selesai itu," tegas Bahtiyar.
Bahtiyar menegaskan pansus tersebut juga diperpanjang masa kerjanya sebab bagian dari pembahasan.
Baca juga: Orado Surabaya Gaet Arif Fathoni Jadi Dewan Pembina, Dorong Domino Jadi Olahraga Prestasi
Pun sesuai keinginan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menyingkronkan penyederhanaan sejumlah peraturan.
"Nah ini kita juga kita ajukan perpanjang karena itu kan bagian dari pembahasan. Walaupun itu sudah selesai tetapi masih proses di gubernur itu masih dalam pembahasan diperpanjang," tegasnya
"Karena ternyata dalam pembahasan, wali kota menginginkan adanya penyatuan dengan beberapa peraturan penyederhanaan. Sehingga perlu pembahasan lebih lanjut," tambahnya.
Baca juga: 14 Ton Daging Ayam Asal Surabaya Ditolak di Papua: DPRD Berang, Pemkot Malah Tidak Tahu
Bahtiyar memaparkan dinamika perpanjangan masa kerja pansus akan diserahkan kepada pansus.
Sebab DPRD cuma memberikan fasilitas, jika pansus belum kelar dalam penggodokan Raperda.
"Saya kira penambahan waktu ini dinamika di teman-teman pansus yang mengetahui. Tetapi pada prinsipnya pemerintahan, DPRD memfasiltasi apabila teman-teman belum selesai," urai Bahtiyar Rifai. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat