Probolinggo, JatimUPdate.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah mendapat sambutan positif di daerah.
Baca juga: Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Resmi Dibuka Gratis 14 Hari, Pengguna Tetap Wajib Tap e-Toll
Sekretaris Partai Gelora Kabupaten Probolinggo, Ponirin Mika, menilai program tersebut sebagai langkah strategis karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pelajar.
Ponirin menyampaikan, MBG tidak sekadar program pembagian makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Menurutnya, asupan gizi yang baik akan berdampak pada peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar siswa.
“Program ini menyentuh langsung masyarakat. Kami melihat di lapangan, para siswa sangat antusias dan merasakan manfaatnya secara nyata,” ujarnya.
Baca juga: Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo
Selain berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan, Ponirin juga menilai MBG mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyediaan bahan baku dan pengolahan makanan dinilai menjadi peluang besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Ia menambahkan, program ini juga berperan penting dalam pemerataan gizi, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Baca juga: Partai Gelora Probolinggo Komit Tuntaskan Administrasi Kepengurusan
Meski demikian, Ponirin memberikan catatan terkait pelaksanaan teknis program di lapangan. Ia menekankan pentingnya standarisasi agar program berjalan optimal, tepat sasaran, dan transparan.
“Pemerintah perlu memastikan adanya SOP dan petunjuk teknis yang jelas agar implementasi di lapangan tidak hanya berjalan, tetapi juga berkualitas,” tegasnya.
Dukungan dari berbagai elemen di Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus menyempurnakan mekanisme program MBG, sehingga tujuan menciptakan generasi sehat dan berkualitas dapat terwujud secara maksimal. (pm/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat