Surabaya, JatimUpdate.id — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah. Mas Qosdus Sabil, kader otentik persyarikatan, berpulang ke rahmatullah pada Rabu (16/9/2026), pukul 21.43 WIB, di RSPAD Jakarta.
Kabar itu mengguncang perasaan para sahabatnya. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah Mas Qosdus Sabil,” begitu pesan duka yang diterima.
Keluarga besar JatimUpdate.id turut berduka cita atas wafatnya Mas Qosdus Sabil, sahabat karib CEO JatimUpdate.id, Yuristiarso Hidayat.
Kabar tersebut membuat para sahabatnya tersentak. Mereka diam, seolah tidak percaya. Sebab, sebelum wafat, Mas Qosdus masih terlihat memperbarui status Facebook.
Mas Qosdus Sabil aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) pada dekade 1990-an. Perjalanan organisasinya berlanjut ketika ia berada di Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur pada dekade 2000-an. Ia juga dikenal sebagai penulis dan pernah menjabat Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur.
Kader Otentik yang Berani Bersuara
Dalam catatan Dr. H. Suli Da’im, M.M., P.Ma, Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur, 1995-1997, Mas Qosdus bukan tipe orang yang selalu mengatakan apa yang ingin didengar orang lain. Ia dikenal tegas menyampaikan pandangan.
Ketegasan itu menjadi wujud kepeduliannya kepada persyarikatan. Ia ingin Muhammadiyah tetap berada di jalan yang diyakininya benar. Ia ingin kader-kader Muhammadiyah terus berpikir. Ia juga ingin organisasi tidak kehilangan idealisme hanya karena berhadapan dengan kepentingan sesaat.
Awal tahun 2025, ketika PP Fokal IMM mengadakan buka puasa bersama di kampus UMJ, Mas Qosdus hadir dengan menggunakan kursi roda. Kondisi kesehatannya saat itu belum benar-benar baik. Secara fisik, ia sedang berjuang.
Namun, semangatnya untuk datang tidak kalah dari mereka yang secara fisik jauh lebih sehat. Ia hadir bukan sekadar memenuhi undangan. Ia datang membawa gagasan, pengalaman, energi intelektual, dan kegelisahan tentang bagaimana kader persyarikatan harus terus berkiprah. Di tengah keterbatasan fisiknya, pikirannya tetap berjalan. Bahkan mungkin lebih jauh.
Selamat jalan, Mas Qosdus Sabil. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf dan kesalahanmu, menerima seluruh amal ibadah dan amal perjuanganmu, melapangkan kuburmu, memberikan cahaya dan rahmat-Nya, serta menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.
Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Al-Fatihah. (#)
Editor : Redaksi