Kongres Nasional ke-42 Syarikat Islam Digelar di Surabaya, Dakwah Ekonomi Jadi Fokus Utama

Reporter : M Aris Effendi
Flyer Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 Syarikat Islam yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 18–20 Oktober 2026.

Surabaya, JatimUPdate.id, – Syarikat Islam (SI) akan menggelar Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 di Surabaya, Jawa Timur, pada 18–20 Oktober 2026. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka kongres tersebut di Gedung Jatim Expo Surabaya pada Minggu (18/10/2026), sebagaimana tercantum dalam rundown acara dari panitia.

Mengusung tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati”, kongres ini menjadi momentum bagi Syarikat Islam untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat sekaligus merumuskan arah perjuangan organisasi untuk lima tahun ke depan.

Baca juga: Baktiono Minta Tim Independen Audit Pasar Keputran Selatan, Soroti SLF

Rangkaian kegiatan kongres mencakup persidangan organisasi, dialog kebangsaan, serta pembahasan program strategis untuk masa jihad 2026–2031. Sejumlah agenda inti dan sidang pleno dijadwalkan berlangsung di Asrama Haji Surabaya, sedangkan pembukaan kongres direncanakan di Gedung Jatim Expo Surabaya.

Presiden Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, Hamdan Zoelva, mengatakan penguatan dakwah ekonomi menjadi salah satu perhatian utama organisasi dalam kongres kali ini.

Menurut Hamdan, dakwah ekonomi tidak cukup berhenti sebagai gagasan, tetapi perlu diwujudkan melalui gerakan nyata yang mampu mendorong kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan umat.

“Dakwah ekonomi tidak cukup hanya menjadi gagasan,” ujar Hamdan dalam keterangannya yang dikutip dari pemberitaan Tribunnews.com pada 1 Oktober 2026.

Ia berharap kongres menjadi ruang untuk membahas langkah konkret agar dakwah ekonomi dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan organisasi.

Perkuat Koperasi dan Kemandirian Umat

Melalui tema “Dakwah Ekonomi Menuju Kemerdekaan Sejati”, Syarikat Islam ingin menegaskan kembali pentingnya penguatan ekonomi sebagai bagian dari perjuangan organisasi.

Pembahasan ekonomi diharapkan mencakup pengembangan koperasi, pemberdayaan usaha masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis prinsip syariah. Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan untuk memperluas kesempatan usaha dan membangun kemandirian ekonomi umat.

Selain persoalan ekonomi, kongres juga menjadi forum konsolidasi organisasi untuk membahas bidang sosial, pendidikan, kaderisasi, dan arah program kerja ke depan.

Melalui forum tersebut, Syarikat Islam diharapkan dapat merumuskan rekomendasi dan program konkret yang dapat diterapkan dalam kegiatan organisasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Kepuasan Pelanggan Capai 93,3 Persen, TPS Dapat Apresiasi Penanganan Klaim

Bahas Kepemimpinan dan Dialog Kebangsaan

Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 juga dijadwalkan membahas pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026 serta pemilihan pimpinan pusat Syarikat Islam untuk masa jihad 2026–2031.

Agenda tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi dalam menentukan arah kebijakan dan program kerja untuk periode berikutnya.

Selain persidangan organisasi, rangkaian kegiatan juga mencakup Dialog Kebangsaan yang direncanakan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan pejabat pemerintah.

Berdasarkan rancangan agenda yang disampaikan, sejumlah pejabat yang direncanakan hadir antara lain Menteri Koperasi Ferry J. Juliantono, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, dan Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat.

Dialog tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai penguatan ekonomi nasional, pemberdayaan masyarakat, serta peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan bangsa.

Baca juga: Zuhro Respons Positif SE Kewaspadaan Penularan Campak, Ajak Ortu Vaksinasi Anak ke Puskesmas 

Luncurkan Logo Kongres

Menjelang pelaksanaan kongres, Syarikat Islam telah meluncurkan logo Kongres Nasional ke-42 dalam rangkaian Seminar dan Dialog Publik bertajuk “Jakarta Berkelanjutan” di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Rabu (30/9/2026).

Peluncuran logo tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju kongres nasional yang akan mempertemukan perwakilan Syarikat Islam dari berbagai daerah.

Logo Kongres Nasional ke-42 memuat angka 42, lambang Syarikat Islam, lingkaran, serta panah berwarna emas yang mengarah ke atas.

Melalui Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42, Syarikat Islam diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan langkah strategis untuk menjadikan dakwah ekonomi sebagai gerakan nyata, berkelanjutan, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru