Surabaya, JatimUPdate.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memaparkan visi-misi serta program prioritas pembangunan Kota Surabaya 2025-2030 dalam Rapat Paripurna DPRD Surabaya, Senin (3/3). Dalam agenda ini, hadir pula jajaran Forkopimda Surabaya serta perwakilan kepala daerah dari Gresik, Sidoarjo, dan Bangkalan.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menilai pemaparan visi-misi tersebut menunjukkan arah pembangunan yang lebih luas dan strategis. Ia menyoroti Eri Cahyadi telah menggeser paradigma pembangunan yang tidak lagi berbasis batas administratif, tetapi menekankan integrasi kawasan.
Baca juga: Komisi B Desak Pemkot Surabaya Tertibkan Spa dan Sauna Plus-Plus, Jangan Cuma Diskotek
"Tadi disampaikan bagaimana antar kepala daerah bisa berkolaborasi. Ini sejarah baru. Apalagi setelah pelantikan kepala daerah, yang harus segera dilakukan adalah penyusunan RPJMD 2025-2030 yang sinergis," kata Eri Irawan.
Menurutnya, pendekatan ini diperlukan terutama dalam sektor transportasi publik dan pengendalian banjir, yang membutuhkan kerja sama antarwilayah.
Baca juga: Fathoni Lemahnya Pengawasan Perusahaan Penyalur ART Relasi Industrial Akan Rusak
Selain itu, ia juga mengapresiasi fokus tajam yang diberikan dalam pidato Eri Cahyadi terhadap tujuh prioritas pembangunan.
Isu yang diangkat, seperti kemiskinan ekstrem, pengangguran, kesenjangan sosial ekonomi, IPM, angka kematian ibu dan bayi, serta stunting, dianggap menyangkut hak dasar warga kota.
Baca juga: Tak Cuma Ijo Royo-royo, Minun Latif: Warga Makin Sejahtera di Bawah Kepemimpinan Santri
"Tujuh prioritas ini sangat penting karena menyangkut hak hidup layak warga. Pembangunannya juga bukan hanya infrastruktur, tapi juga pengendalian lingkungan," demikian Eri Irawan. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman