Kandas di 2024, NasDem Idealnya Delapan Dapil untuk Surabaya pada Pemilu 2029

Reporter : Ibrahim
Imam Syafi'i, dok JatimUpdate.id/Roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Sekretaris DPD Partai NasDem Surabaya Imam Syafi'i, sepakat Pemilu 2029 ada pemecahan atau penambahan daerah pemilihan (dapil) di Surabaya. Pasalnya, berdasarkan data yang diterima jumlah penduduk di kota Pahlawan sudah mencapai 3.018.000.

Imam optimis, dengan bertambahnya jumlah penduduk, Pemilu 2029 ada penambahan dapil dan kursi DPRD kota Surabaya, asalkan undang-undang pemilu tidak mengalami perubahan.

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Sekarang jumlah penduduk Surabaya sudah 3 juta lebih. Kalau undang-undangnya tidak berubah berarti akan ada 55 kursi. Bukan 50 lagi, 50 plus 5." tegas Imam, Rabu (25/6)

Imam menekankan, dengan bertambahnya penduduk itu, idealnya dapil di kota pahlawan pecah menjadi tujuh bahkan delapan dapil.

Sebab, beber eks pengurus PMII Jawa Timur tersebut, di Kabupaten Sidoarjo yang notabene kecamatannya lebih sedikit, malah dapilnya lebih banyak.

"Kalau sekarang 5 mudah-mudahan bisa menjadi 7 atau 8 lah. Karena kalau kita bandingkan dengan Sidoarjo, dengan kecamatan yang lebih sedikit, tapi dapilnya kan lebih banyak. Kami sangat siap dan setuju kalau ada pemekaran dapil," urai Imam 

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Imam menjabarkan, wacana pecah dapil sudah mencuat sebelum pemilihan legislatif (pileg) Pemilu 2024 lalu.

"Wacana penambahan dapil itu sesungguhnya sudah sejak kemarin, sejak periode 2024 kemarin ketika menjelang pileg." tutur Imam

Menurutnya, mencuatnya pecah dapil itu diperkuat asumsi penduduk kota Pahlawan saat itu sudah mencapai 3 juta.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Sayangnya, sebut anggota Komisi D DPRD Surabaya itu, jumlah penduduk kurang dari 3 ribu sehingga pecah dapil kandas.

"Karena dengan asumsi waktu itu kita berharap warga Surabaya jumlahnya kan 3 juta. Tapi ternyata sampai waktu yang ditentukan tidak sampai 3 juta. Sehingga kursi yang tersedia cuma 50 di DPRD Surabaya," demikian Imam Syafi'i. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru