Tahun Ajaran Baru, SMK Sunanul Muhtadin Kolaborasi dengan Tim PKM Unesa

Reporter : Ibrahim
SMK Sunanul Muhtadin berkolaborasi dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Gresik, JatimUPdate.id : SMK Sunanul Muhtadin merupakan sekolah menengah kejuruan berbasis pesantren modern, memulai tahun pelajaran 2025/2026 dengan sebuah gebrakan inovatif dalam bidang pendidikan, Sabtu, (12/07/2025) di Aula Sunanul Muhtadin, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Dengan semangat transformasi digital dalam dunia pendidikan, SMK Sunanul Muhtadin berkolaborasi dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Baca juga: Jam Sekolah Selama Ramadan 1447 H/2026: Begini Aturannya dan Kegiatan yang Dianjurkan

Dalam rangkan meluncurkan program bertema Digitalisasi Sumber Belajar Interaktif melalui Penerapan QR Code Berbasis Website sebagai Sarana Peningkatan Literasi.

Rezki Nurma Fitria, M.Pd., selaku Ketua Tim PKM UNESA, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian SMK Sunanul Muhtadin berkolaborasi dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). tanggung jawab perguruan tinggi dalam mendukung digitalisasi pendidikan di tingkat sekolah.

“Kami melihat potensi besar dari sekolah berbasis pesantren untuk menjadi pionir dalam mengembangkan literasi digital yang seimbang antara nilai-nilai keislaman dan kebutuhan kompetensi abad ke-21. Melalui integrasi QR Code dan platform website, kami berharap tercipta lingkungan belajar yang aktif, terbuka, dan terus berkembang,” ujarnya.

Kegiatan ini secara resmi dimulai pada awal Juli 2025, ditandai dengan pelatihan teknis dan sosialisasi kepada guru dan pengelola laboratorium sekolah.

Dalam implementasinya, program ini menghadirkan sistem pemindaian QR Code yang terhubung ke laman website sekolah, memungkinkan siswa dan guru mengakses berbagai materi pembelajaran secara cepat, mudah, dan fleksibel.

Materi yang disediakan meliputi e-modul, video pembelajaran, infografis, serta tautan ke berbagai referensi digital yang relevan dengan kurikulum kejuruan dan pendidikan umum.

Lebih lanjut, Tim PKM UNESA juga memberikan pendampingan teknis dalam pengelolaan konten digital kepada para guru.

Baca juga: Jam Masuk Sekolah Saat Ramadan di Bondowoso Dipastikan Berubah, Disdik Tunggu Edaran Pusat

Tidak hanya sebagai pengguna, guru juga dilibatkan secara aktif dalam pembuatan materi pembelajaran berbasis video, audio, maupun visual grafis.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan minat belajar siswa, tetapi juga memberikan keterampilan tambahan di bidang multimedia dan komunikasi digital, yang sangat relevan dengan dunia industri dan dunia kerja saat ini.

Kepala SMK Sunanul Muhtadin, M. Saunan Al Faruq, M.Pd., menyambut positif kerja sama ini sebagai tonggak awal digitalisasi sekolah.

Menurutnya, program ini sangat sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk lulusan yang kreatif, unggul secara spiritual, akademik, dan keterampilan.

Baca juga: Seni Berjanji

“Kami yakin, melalui digitalisasi sumber belajar ini, siswa akan lebih terbuka terhadap dunia informasi global tanpa kehilangan akar nilai-nilai pesantren yang telah menjadi identitas kami. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam menyiapkan generasi santri profesional di era teknologi,” tuturnya.

Dengan adanya program ini, SMK Sunanul Muhtadin menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan pesantren yang adaptif terhadap perubahan zaman, serta menjadi contoh nyata bahwa integrasi teknologi informasi dapat berjalan harmonis dengan nilai-nilai religius, membentuk ekosistem belajar yang inklusif, modern, dan berorientasi masa depan.

Lebih jauh disebutkan bahwa Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Tahun 2025. (sofa/yh)

 

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru