Malang, JatimUPdate.id - Di sudut Dusun Ganten, sebuah pelatihan Keuangan sederhana bagi pelaku UMKM. Walaupun sederhana, pelatihan ini penuh makna bagi mereka.
Baca juga: Naikkan Kualitas Pembelajaran Matematika, Mahasiswa UNITRI Kenalkan Kincir Perkalian Papan Pecaha
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Juli 2025. Pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi keuangan, tetapi juga membantu para pelaku UMKM setempat dalam mengelola usaha mereka secara lebih sistematis.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, komunitas ekonomi lokal, dan tim pengabdian dari perguruan tinggi—khususnya dosen dan mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Materi pelatihan meliputi dasar-dasar akuntansi, pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan laba rugi, hingga pembuatan neraca keuangan sederhana.
Yansen Budhi dan Suroso, dua pelaku UMKM di Dusun Ganten, mengaku bahwa selama ini pencatatan usaha mereka masih seadanya. “Setelah pelatihan ini, saya jadi paham pentingnya laporan keuangan untuk memantau perkembangan usaha,” ungkap Yansen.
Tak hanya teori, pelatihan ini juga menyediakan pendampingan praktik langsung.
Peserta diajak melakukan simulasi penyusunan laporan keuangan berdasarkan transaksi riil usaha mereka.
Baca juga: Pastikan Kelancaran Transaksi 2026, BNI Wilayah 18 Malang Siagakan Layanan Operasional Terbatas
Pendampingan dilakukan secara intensif oleh para dosen dan mahasiswa yang berpengalaman, memastikan setiap pelaku UMKM memahami langkah-langkah pencatatan yang benar.
Koordinator kegiatan, Kristian Kalli, menjelaskan bahwa pencatatan keuangan yang rapi sangat krusial untuk keberlangsungan usaha kecil.
“Dengan laporan keuangan yang teratur, pelaku UMKM bisa lebih mudah mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan dan membuat keputusan bisnis yang tepat,” jelas Kristian.
Antusiasme peserta sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak yang berharap pelatihan semacam ini dapat dilakukan secara rutin, sehingga pendampingan tidak berhenti hanya pada tahap awal saja.
Baca juga: Cahyo Soroti Pengangguran Muda, Dorong UMKM Jadi Alternatif Kerja
Ini menjadi sebuah harapan agar UMKM di Dusun Ganten terus tumbuh dan berkembang dengan pondasi manajemen keuangan yang kuat.
Pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan ini bukan sekadar kegiatan belajar mengajar biasa. Ia menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas manajerial UMKM.
Dengan pengelolaan keuangan yang baik, pelaku usaha kecil di Dusun Ganten kini lebih siap menghadapi tantangan dan meraih peluang baru. (dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat