Malang, JatimUPdate.id – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (PS THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Edukasi Gemarikan dan Pengenalan Produk Olahan Ikan” di Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Malang pada Minggu, (24/08/2025).
Baca juga: Pelatihan Jaya Melati 1: Mencetak Kader Hizbul Wathan Berkualitas
Kegiatan ini dihadiri oleh dosen PS THP yakni A. Aziz Jaziri, M.Sc., Rahmi Nurdiani, Ph.D., Eko Waluyo, M.Sc., Retno Tri Astuti, M.Si., Hefti Salis Yufidasari, M.P., serta Tian Nur Ma’rifat.
Selain itu, mahasiswa PS THP yaitu Eva Maulidia Zuhra, Syelma Syafrili, dan Lidia Trisabilla juga turut hadir mendampingi jalannya acara. Sebanyak 31 santri putri bersama para pengasuh panti asuhan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, A. Aziz Jaziri, M.Sc., yang menyampaikan komitmen PS THP dalam memberikan edukasi gizi berbasis ikan sekaligus mendukung program pemerintah Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Rahmi Nurdiani, Ph.D., yang menekankan pentingnya konsumsi ikan.
"Ikan adalah sumber protein berkualitas tinggi, kaya omega-3, serta berperan dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak," kata Rahmi.
Berikutnya, Hefti Salis Yufidasari, M.P. memperkenalkan berbagai produk olahan ikan, seperti bakso, nugget, dan gohyong ikan.
Ia menjelaskan bahwa olahan tersebut tidak hanya bernilai gizi tinggi, tetapi juga dapat menjadi alternatif konsumsi yang lebih menarik dan sesuai dengan selera anak-anak.
Baca juga: Konsistensi Latihan Ekstrakurikuler Antar Tim Voli SMPN 11 Malang Raih Prestasi
Seusai materi, mahasiswa PS THP – Eva Maulidia Zuhra, Syelma Syafrili, dan Lidia Trisabilla – memandu demo pembuatan olahan ikan.
Para santri sangat antusias mengikuti sesi ini karena dapat melihat langsung proses pembuatan bakso dan nugget ikan, bahkan mencoba praktik sederhana bersama mahasiswa.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari para santri.
Salah satu santri memberikan apresiasinya.
“Saya jadi tahu kalau ikan bisa dibuat jadi banyak makanan enak, bukan hanya digoreng atau dibuat sambal. Ternyata membuat nugget ikan itu mudah, dan rasanya juga enak sekali. Jadi saya lebih semangat makan ikan,” ungkap salah satu santri.
Baca juga: Hanya Prof Prija Djatmika Dapat Lima Kali Aplaus
Sementara itu, Satri lainnya juga memberikan komentarnya. “Kegiatannya menyenangkan karena kami bisa belajar langsung. Saya jadi ingin mencoba membuat bakso ikan sendiri di asrama bersama teman-teman," ungkap santri lainnya.
Acara ditutup dengan makan bersama dengan anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan bertema “Edukasi Gemarikan dan Pengenalan Produk Olahan Ikan” ini, PS THP FPIK UB berharap dapat mendorong peningkatan konsumsi ikan di kalangan anak-anak sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan dan masa depan mereka.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung program Kampus Berdampak melalui kontribusi langsung kepada masyarakat. (rilis/fiq/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat