Surabaya, JatimUPdate.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Kantor DPD PKS, beberapa waktu lalu. Kegiatan berlangsung sederhana dengan format hybrid, gabungan luring dan daring.
Hadir secara langsung jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kota Surabaya periode 2020–2025 dan 2025–2030. Sementara itu, pengurus DPC, DPRa, serta anggota legislatif PKS dari DPR RI, DPRD Jatim, dan DPRD Kota Surabaya mengikuti secara daring.
Baca juga: M Frimainto Utomo Nahkodai DPD PKS Surabaya Periode 2025-2030
Dalam forum ini juga dilakukan pelantikan DPTD PKS Kota Surabaya periode 2025–2030. Susunan kepengurusan yang baru antara lain Ketua MPD H. Arif Prasetyo Aji, Sekretaris MPD Hj. Enny Minarsih, Ketua DED Faturrahman, Sekretaris DED Tedy Nugroho, Ketua DPD M. Frimainto Utomo, Sekretaris DPD Ibrahim Alhanif, Bendahara DPD Andriyanto, serta Ketua Bidang Kaderisasi MH. Musyanto.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetyo Lelono secara serentak bersama kabupaten/kota lain di Jawa Timur.
Ketua DPD PKS Kota Surabaya, M. Frimainto Utomo, menyampaikan Musda kali ini digelar di tengah situasi politik yang baru saja mereda.
“Musda ini kita laksanakan secara sederhana dalam kondisi masih prihatin atas situasi sosial politik dan keamanan yang memakan korban jiwa, serta merusak sejumlah fasilitas umum. Bahkan di Surabaya, Gedung Grahadi yang merupakan cagar budaya ikut terdampak,” kata Frimainto.
Ia menegaskan, meskipun digelar sederhana, substansi Musda tetap berjalan sesuai tujuan.
Baca juga: Upacara HUT RI, PKS Surabaya Ingatkan Makna Kemerdekaan dan Kesejahteraan
“Musda adalah keberlanjutan organisasi dari generasi ke generasi. Tentu kita mengambil hikmah dari peristiwa yang terjadi,” kata Frimainto
Ia menegaskan arahan Presiden PKS agar kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi kader.
“Konsolidasi ini meliputi seluruh aspeknya, baik jasmani, rohani maupun ekonomi,” tegasnya.
Baca juga: Kurangi Plastik, DPC PKS Mulyorejo Gunakan Besek untuk Bungkus Daging Kurban
Menurutnya, arah kebijakan PKS Surabaya tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan seluruh elemen masyarakat.
“PKS sadar membangun Kota Surabaya tidak bisa dilakukan sendiri. Persatuan dan semangat gotong royong adalah jati diri kota yang harus dijaga. Karena itu, PKS tetap berkolaborasi dengan pemkot dan masyarakat demi Surabaya yang lebih baik,” pungkasnya.
Selain pelantikan DPTD, Musda VI juga mengukuhkan pengurus DPD PKS Kota Surabaya dari tingkat ketua bidang, sekretaris hingga anggota bidang. (*/Roy)
Editor : Miftahul Rachman