Enam Koperasi Merah Putih di Bondowoso Mulai Bangun Gerai, Bupati Hadiri Peletakan Batu Pertama

Reporter : M Aris Effendi
Enam Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bondowoso mulai membangun Gerai KDMP. Prosesi peletakan batu pertama digelar di Desa Gebang, Kecamatan Tenggarang, Jumat (17/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Si s

 

Bondowoso, JatimUPdate.id – Enam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bondowoso resmi memulai pembangunan gerai usaha.

Baca juga: Jembatan Sentong Bondowoso–Jember Ditutup Total, Struktur Ambrol dan Retak Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Prosesi peletakan batu pertama digelar di Desa Gebang, Kecamatan Tenggarang, Jumat (17/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Si serta Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani.

Enam gerai tersebut tersebar di enam desa, yakni Desa Gebang (Kecamatan Tenggarang), Desa Sukosari Kidul (Kecamatan Sumber Wringin), Desa Lombok Kulon (Kecamatan Wonosari), Desa Pancoran (Kecamatan Bondowoso), Desa Kejayan (Kecamatan Pujer), dan Desa Sulek (Kecamatan Tlogosari).

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa seluruh Koperasi Merah Putih di Bondowoso telah memiliki payung hukum resmi dan kini tengah berproses memperkuat fondasi ekonomi lokal melalui pengembangan unit-unit usaha produktif.

“Kita akan terus mendukung gerakan ini. Semua desa dan kelurahan di Bondowoso sudah membentuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” ujar Bupati Bondowoso.

Diketahui, di Kabupaten Bondowoso terdapat 209 desa dan 10 kelurahan yang seluruhnya telah membentuk KDMP sebagai bagian dari gerakan ekonomi gotong royong berbasis desa.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Sementara itu, Letkol Arh Achmad Yani, Komandan Kodim 0822 Bondowoso, menjelaskan bahwa pembangunan gerai KDMP ini didanai oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, dengan pelaksana proyek dari PT Agrinas.

“Pembangunan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama mencakup enam titik, dan targetnya selesai dalam tiga bulan. Jadi, paling lambat 31 Januari 2026 seluruh gerai tahap pertama sudah bisa diresmikan,” ungkapnya.

Setiap gerai dibangun di atas tanah kas desa dengan luas bangunan sekitar 20 x 30 meter di area lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi. Di dalamnya akan tersedia berbagai fasilitas seperti unit toko, gudang, klinik, dan kantor pengelola.

Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

“Karena ini koperasi, tentu akan ada cadangan barang untuk kebutuhan usaha anggota dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Bondowoso.

Pewarta : Kahfi Hasan TAPM -TPP Bondowoso(ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru