Yuga Ungkap Peluang Pendapatan Baru KBS: Rumah Sakit Hewan hingga Papan Reklame 

Reporter : Ibrahim
Yuga Pratisabda Widyawasta, dok Jatimupdate.id

Surabaya, Jatimupdate.id - Ketua Pansus Raperda Perumda Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS), Yuga Pratisabda Widyawasta, mengatakan banyak potensi yang bisa dimanfaatkan oleh BUMD tersebut untuk meningkatkan pendapatan.

Yuga menyebut salah satunya mengaktifkan kembali rumah sakit hewan yang sudah tidak beroperasi lagi 

Baca juga: Sebut Banyak Politisi Ingin Merapat ke PSI Surabaya, Yuga Enggan Sebut Nama

"Jadi banyak masukan dalam pembahasan Raperda terutama di potensi-potensi pemasukan itu, seperti rumah sakit hewan. Rumah sakit hewan itu dulu kan ada, sekarang enggak ada. Rencana strategis ke depan ini kemungkinan akan dioperasikan lagi" kata Yuga, Sabtu (29/11).

Yuga menganggap rumah sakit hewan sangat strategis jika bangun oleh KBS. Sebab di wilayah Jawa Timur masih terbatas.

Selain itu, rumah sakit hewan itu bakal menjadi rujukan jika dilengkapi dengan peralatan yang lebih modern.

"Dan itu akan menjadi pendapatan baru untuk KBS. Termasuk penataan wahana wahana binatang yang akan dirubah site plannya. Jadi kita nanti melihat harimau enggak jauh lagi,"" tutur Yuga.

Baca juga: Rakernas PSI Tekankan Penguatan Struktur, Surabaya Capai 68 Persen Kelurahan

Yuga menekankan, KBS juga dapat menjaga kesehatan keuangan perusahaan yang sudah berjalan dengan baik. Namun tidak cuma fokus menggali pendapatan dari pelanggan.

Akan tetapi tegas Legislator PSI itu KBS harus mampu melakukan inovasi salah satunya berani merombak bagian depan untuk dijadikan papan reklame.

"Keuangan dari KBS ini sudah berjalan baik. Kami harap bisa mencari potensi-pendapatan yang lain, termasuk tampang depan digarap. Bisa dijadikan proyektor atau apa yang bisa memberi pemasukan ke kebun binatang." urai Yuga.

Baca juga: Puskesmas Manukan Kulon Tak Rampung, Pendapatan Menyusut Hingga Rp10 Juta

Selain itu kata Yuga KBS juga dapat melakukan kerjasama peminjaman satwa yang tidak dilindungi.

"Kerjasama pinjam pakai satwa ke outbound-outbound atau di tempat-tempat rekreasi lainnya, seperti kijang India yang tidak dilindungi untuk. Nah ini kan bisa mendapatkan pemasukan." demikian Yuga Pratisabda Widyawasta. (RoY).

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru