Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Madura Asli Sedarah (Madas), Mohammad Taufik atau yang akrap disapa Bung Taufik, menanyakan dasar Wakil Wali Kota Surabaya Armuji terkait dugaan persekusi nenek Elina yang diindikasikan melibatkan oknum ormas tersebut.
"Inilah yang saya sayangkan ketika saya meminta Cak Ji (Armuji) apa dasarnya wakil wali kota Surabaya mengatakan ada tulisan Madas-nya di bajunya (terduga pelaku)," kata Bung Taufik, kepada Jatimupdate.id, Selasa (30/12).
Baca juga: Hari Lahir Pancasila PDIP Surabaya Ajak Generasi Muda Kembali Memahami Pancasila
Bung Taufik menjabarkan, tudingan kepada terduga pelaku yang disebut memakai atribut Madas tidaklah benar.
Ia pun menegaskan tudingan yang disampaikan oleh Armuji itu sangatlah fatal.
Baca juga: Perkuat Layanan Kesehatan Kampung, Anas Karno Dorong Fasilitas Posga Merata
"Itu tidak ada, itu bohong besar itu." sergah Bung Taufik.
Bung Taufik juga mengingatkan Cak Ji jangan mem-framing kasus tersebut dari pembisik yang salah.
Baca juga: Tuan, Politik Jangan Cuma Ramai di Flyer
Apalagi tambah Bung Taufik konten tersebut dilakukan wakil walikota sekaligus ketua DPC PDIP kota Surabaya
"Mestinya sebagai wakil wali kota, itu jangan mem-friming atau bahkan membuat (konten), itu harus mengkonfirmasi terlebih dahulu, jangan melempar batu, oh itu katanya si A, si B, anda itu pejabat, dia itu pejabat." urai Mohammad Taufik. (RoY)
Editor : Yuris. T. Hidayat