Surabaya (Jatimupdate.id) -Gubernur saat menutup Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS golongan II pada angkatan 49-52 di Kampus Stesia Surabaya, Sabtu (10/9), mengatakan, bahwa para ASN harus berinovasi dimulai dari hal kecil tetapi langsung dimulai kemudian berkembang menjadi pengabdian yang besar membantu bangsa terlepas dari ancaman krisis utamanya krisis pangan.
Menurutnya, cara sederhana bisa dilakukan seperti menanam apa saja yang ada di pekarangan rumah. Jika tidak memiliki pekarangan bisa menggunakan polybag.
“Ikhtiar ini adalah langkah kecil membantu bagaimana manajemen pengendalian inflasi berbasis keluarga bisa mereka lakukan," jelasnya.
Baca juga: Khofifah Bantah Terima Ijon 30 Persen Dana Hibah Pokir DPRD Jatim
Dicontohkannya, jika terdapat program untuk memperluas hasil panen di tengah area yang terbatas maka sebagai ASN Pemprov harus mampu melakukan inisiasi yang produktif.
Jika perlu lakukan sinergi dengan melibatkan peran dari Kepala Desa, Kecamatan, Dinas Pertanian di Kabupaten/Kota di Jatim, sinergi dengan berbagai ormas hingga sinergi dengan perguruan tinggi yang ada.
Baca juga: Pemeriksaan Gubernur Jatim oleh Jaksa KPK di PN Tipikor Surabaya Batal Digelar
"Kondisi ancaman krisis dunia ini membutuhkan kecepatan kita dalam mengambil inovasi dan kreatifitas. Tidak boleh lagi menunggu, karena ancaman krisis pangan global merupakan persoalan serius," terangnya.(yah)
Editor : Redaksi