Tiga Dekade Jaga Amanah Kurban, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso dan Jemaah Singapura Sembelih 941 Hewan

Reporter : M Aris Effendi
Sapi kurban di Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Rabu (27/5/2026). Total 941 hewan pada Idul Adha tahun ini, termasuk sapi dari Presiden Prabowo Subianto, Kapolri, Menko Pangan, Panglima TNI.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso kembali menggelar penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Baca juga: Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026, Anggaran Tembus Rp100 Miliar

Tahun ini menjadi momentum istimewa karena menandai tiga dekade kebersamaan dan kerja sama kemanusiaan antara Ponpes Al-Ishlah dengan jemaah muslim asal Singapura.

Suasana pesantren sejak pagi dipenuhi aktivitas para santri, panitia, dan relawan yang bergotong royong menangani proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat.

Wakil Pimpinan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, K.H. Yasin Dhiaul Haq, menyampaikan bahwa tahun ini jemaah Singapura menyalurkan sebanyak 807 ekor kambing dan 87 ekor sapi.

Selain itu, pelaksanaan kurban juga mendapat tambahan 38 ekor domba dan 9 ekor sapi lokal dari dalam negeri. Dengan demikian, total hewan kurban yang disembelih tahun ini mencapai 941 ekor.

“Alhamdulillah, meski ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, amanah kurban dari Singapura tetap berjalan dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya K.H. Yasin setelah Khutbah Sholat Id.

Ia mengungkapkan, jumlah hewan kurban tahun ini memang mengalami penurunan cukup signifikan dibanding beberapa tahun terakhir. Dampaknya, kuota kupon daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat juga ikut berkurang.

“Dua tahun lalu distribusi kupon bisa mencapai sekitar 35 ribu. Tahun lalu berkisar 20 sampai 25 ribu kupon, sedangkan tahun ini mengalami penurunan,” katanya.

Antusiasme Kurban Luar Negeri Meningkat

Baca juga: Jelang Idul Adha 1447 H, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso Salurkan 675 Paket Sembako dari Muslim Singapura

Perwakilan jemaah Singapura, Pak Zul, menyampaikan permohonan maaf atas menurunnya jumlah hewan kurban tahun ini. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat Singapura untuk menyalurkan kurban ke luar negeri membuat persaingan pengadaan hewan kurban semakin ketat.

“Saat ini antusiasme masyarakat Singapura untuk berkurban di luar negeri sangat tinggi. Di Jawa Timur saja ada beberapa jemaah yang menyalurkan kurban ke berbagai daerah seperti Malang, Jember, Probolinggo, Sidoarjo, termasuk Bondowoso,” ujarnya.

Tak hanya di Indonesia, penyaluran kurban dari Singapura juga menjangkau sejumlah negara lain seperti Myanmar, Kamboja, Malaysia, Yaman, Makkah, hingga Bangladesh.

Meski menghadapi berbagai tantangan, pihaknya mengaku bersyukur hubungan baik dengan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso tetap terjaga selama 30 tahun terakhir.

“Kami sangat berterima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Ishlah, para santri, dan masyarakat Bondowoso yang selalu menerima kami dengan hangat setiap tahun,” ungkapnya.

Baca juga: Ratusan Warga Bondowoso Antusias Terima Bantuan Idul Adha di Ponpes Al-Ishlah

Dukungan Tokoh Nasional

Selain bantuan dari Singapura, sejumlah hewan kurban lokal juga merupakan amanah dari tokoh nasional dan pejabat negara.

Di antaranya berasal dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kapolri, Menko Pangan Zulkifli Hasan, hingga Panglima TNI Agus Subiyanto.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang diikuti para jemaah, santri, dan masyarakat yang hadir.

Selain memohon agar keberkahan kurban kembali melimpah pada tahun-tahun mendatang, doa juga dipanjatkan untuk para pemimpin bangsa agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah pemerintahan. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru