Surabaya, JatimUPdate.id - PT PAL Indonesia bersiap mencatatkan pencapaian baru di pasar ekspor pertahanan.
Dalam hitungan hari, Landing Platform Dock (LPD) ketiga pesanan Angkatan Laut Filipina dijadwalkan memasuki tahap peluncuran, menandai kemajuan penting dalam proyek kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Filipina.
Baca juga: Soroti Kasus TBC di Kota Pahlawan, Zuhro Dorong Penguatan Deteksi Dini
Kapal ini merupakan bagian dari kontrak lanjutan yang diberikan Filipina kepada PT PAL setelah keberhasilan pengoperasian LPD generasi sebelumnya.
Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan industri galangan kapal Indonesia semakin diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara, khususnya dalam pembangunan kapal perang berukuran besar.
Dengan bobot mencapai ribuan ton dan kemampuan mengangkut pasukan, kendaraan tempur, serta helikopter, LPD memiliki peran penting dalam mendukung operasi amfibi, bantuan kemanusiaan, hingga penanggulangan bencana.
Baca juga: Ironi Mangrove Jawa Timur
Kehadiran kapal ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan Angkatan Laut Filipina dalam menjalankan berbagai misi di wilayah kepulauannya.
Proses pembangunan yang terus menunjukkan kemajuan juga menjadi kabar positif bagi industri pertahanan nasional.
Peluncuran kapal ini bukan hanya menjadi tonggak bagi PT PAL, tetapi juga memperlihatkan bahwa produk pertahanan buatan Indonesia mampu bersaing dan mendapatkan kepercayaan dari negara lain.
Baca juga: Khofifah Pastikan Dua Prodi Baru KCL Digital Law dan Advance Cyber Security Dimulai September 2027
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, peluncuran LPD ketiga Filipina akan menjadi salah satu momen penting bagi PT PAL pada tahun 2026.
Keberhasilan proyek ini berpotensi membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kapal perang terkemuka di kawasan. (rilis/roy/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat