Surabaya,JatimUPdate.id - Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Akmarawita Kadir, meminta agar vaksin yang dikhususkan untuk polio diperhatikan masa kadaluarsanya.
Selian itu, dia juga mengimbau agar vaksinasi polio disosialisasikan hingga tingkatan RT/RW.
Baca juga: Baktiono Minta Tim Independen Audit Pasar Keputran Selatan, Soroti SLF
"Mengenai vaksinnya itu harus dilihat betul kadaluarsanya, jangan sampai ada vaksin yang kadaluarsa, kemudian juga sosialisasi sampai ke tingkat RT/RW," kata Akmarawita, Kamis (22/2).
Akmarawita menegaskan, sosiaisi vaksin polio hingga ke RT/RW sangat penting. Pasalnya, sebut legislator Partai Golkar itu, warga terkadang enggan menerima vaksin.
Baca juga: Zuhro Respons Positif SE Kewaspadaan Penularan Campak, Ajak Ortu Vaksinasi Anak ke Puskesmas
Padahal sebut dia, vaksinasi polio sangat dibutuhkan aga tidak ada lagi warga Surabaya yang terpapar virus tersebut.
"Jadi tujuannya adalah supaya kesehatan anak di Kota Surabaya ini baik perkembangan, warganya baik, sehingga menopang bangsa dan negara. Ini menjadi lebih baik lagi, khususnya di Kota Surabaya," ujar Akmarawita.
Baca juga: Singgung Pasar Turi, Machmud: Harusnya Pemkot Gelisah Bagaimana Pasar Itu Bangkit
Akmarawita menjelaskan, bila anak terpapar virus polio bisa menyebabkan kelumpuhan dan perkembangannya akan terganggu.
"Karena kan nanti akan menyebabkan kelumpuhan, dan itu kalau banyak yang kena virus polio itu nanti akan menyebabkan perkembangan anak akan terganggu mirip dengan stunting," demikian Akmarawita Kadir.
Editor : Redaksi