Komisi B Sorot BUMD Tidak Inovatif: Mereka Bermain Aman Tak Berani Ambil Risiko

Reporter : Ibrahim
Mochamad Machmud

Surabaya, JatimUPdate.id - Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya Mochamad Machmud menyoroti kinerja BUMD yang kurang inovatif seperti BPR SAU.

Menurutnya, kurangnya inovasi tersebut lantaran mereka bermain aman, tidak berani mengambil resiko, kendati begitu menginginkan BUMD tersebut besar.

Baca juga: Bazar Ramadan Wajib Izin Forkopimcam, Buleks: Kampung Diberi Kemudahan, Jalan Protokol Diawasi Ketat

"Selama ini BPR SAU itu safety player, tidak berani resiko, tidak berani ada kredit macet, tidak berani berkembang, tidak berani menambah ATM, tapi mau besar, gimana bisa? Beda dengan Bank Jatim yang ATM-nya hampir sekarang ada dimana-mana, cabang-cabang atau kantor kasnya BPR SAU dimana?," katanya, Selasa (22/10)

Selain itu, dia menyebut BPR SAU hanya mengadalkan suntikan modal dari pemerintah kota, bunga dari tabungan gaji pegawai, dan koperasi milik pemkot.

Baca juga: Tak Hanya Fiber Optik, Agoeng: Tower Monopole juga Harus Diterbitkan 

Maka dari itu, menekankan BPR SAU terjun langsung ke lapangan menerapkan inovasi bisnisnya di sejumlah tempat perputaran uang masyarakat. Misalnya yang dilakukan BRI dengan membikin stan di beberapa pasar.

"Kita lihat BRI ada TERAS di pasar-pasar sehingga pedagang itu tidak sampai keluar pagar pasar untuk nyimpen uangnya. Ini bisa membuat omset jadi tinggi dengan investasi, membuat stan di pasar namanya TERAS.” ucapnya

Baca juga: Reses di Rusun Randu, Saiful Bahri Terima Keluhan Mahalnya Token Listrik

“Ada juga BRILINK, dimana dikasihkan ke masyarakat yang kerjasama atau franchise dengan BRI dan melayani pembayaran listrik dan segala macam. Kita mengharapkan maju, mengharapkan uang, tapi nggak mau investasi 'kan sulit," demikian Mochamad Machmud. (roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru