Madiun, JatimUPdate.id - Anggota MPR RI, Meitri Citra Wardani, mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai solusi untuk mewujudkan kemandirian energi nasional. Dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Madiun, Jawa Timur, Ahad (24/11/2024), ia menekankan bahwa transisi energi harus dimulai dari masyarakat. “Energi terbarukan adalah masa depan kita. Peran masyarakat sangat penting untuk memulainya dari sekarang,” katanya.
Meitri menyebut salah satu langkah awal adalah pemasangan panel surya di rumah-rumah tangga. "Instalasi panel surya dapat membantu rumah tangga mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Ini langkah sederhana tapi berdampak besar," ujar anggota DPR RI dari Komisi XII tersebut.
Baca juga: M Frimainto Utomo Nahkodai DPD PKS Surabaya Periode 2025-2030
Selain energi terbarukan, Meitri mendorong penggunaan peralatan hemat energi seperti lampu LED dan peralatan rumah tangga berdaya rendah. "Penggunaan peralatan hemat energi adalah langkah kecil yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam efisiensi energi nasional," jelasnya.
Dalam sosialisasi tersebut, Meitri juga menyoroti pentingnya kampanye dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Ia menilai masyarakat perlu memahami manfaat penggunaan energi terbarukan. “Kampanye yang tepat dapat mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Meitri menekankan bahwa efisiensi energi juga dapat dilakukan dengan mengubah kebiasaan sehari-hari, seperti mematikan lampu atau alat elektronik yang tidak digunakan. "Kebiasaan kecil seperti hemat listrik jika dilakukan bersama-sama bisa berdampak besar," kata Meitri.
Menurut Meitri, penggunaan energi terbarukan tidak hanya membantu mengurangi emisi karbon, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. “Teknologi energi terbarukan dapat menjadi sektor yang menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Baca juga: Pelatihan Wirausaha Kreatif, Sampah Disulap Jadi Sumber Ekonomi
Meitri juga mendorong pemanfaatan energi lokal, seperti biomassa, biogas, dan tenaga air skala kecil, yang tersedia di berbagai daerah di Indonesia. “Kita memiliki banyak sumber daya energi lokal. Jika dikelola dengan baik, ini dapat menjadi solusi nyata bagi kemandirian energi,” katanya.
Meitri menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong transisi energi. Ia menilai kerja sama yang baik dapat mempercepat tercapainya swasembada energi. “Kolaborasi adalah kunci utama dalam setiap upaya besar, termasuk transisi energi,” ujarnya.
Selain mendorong energi terbarukan, Meitri mengingatkan masyarakat agar turut mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Ia menyebut masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan subsidi tepat sasaran. "Melaporkan penyalahgunaan subsidi adalah salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung efisiensi energi nasional," tegas Meitri.
Baca juga: Upacara HUT RI, PKS Surabaya Ingatkan Makna Kemerdekaan dan Kesejahteraan
Meitri juga menekankan bahwa hemat energi harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. “Hemat energi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga komitmen bersama masyarakat untuk masa depan yang lebih baik,” katanya.
Sebagai negara dengan sumber daya energi yang melimpah, Meitri percaya Indonesia mampu menjadi pionir dalam transisi energi terbarukan di Asia Tenggara. "Potensi energi terbarukan kita sangat besar. Jika dikelola dengan baik, Indonesia bisa menjadi pemimpin di sektor ini," ungkapnya.
Meitri mengakhiri paparannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk berkontribusi mewujudkan energi mandiri yang berkelanjutan. “Mari bersama-sama membangun masa depan energi Indonesia yang lebih mandiri, adil, dan berkelanjutan,” tutupnya (*).
Editor : Redaksi