Surabaya, JatimUPdate.id – Wisata kuliner Serambi Ampel yang diresmikan Pemkot Surabaya pada 5 Maret 2024, hingga kini masih sepi pengunjung. Meskipun sudah ada 161 pedagang yang seharusnya menempati stan di lokasi tersebut, banyak di antaranya yang belum berjualan.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono (Buleks) mengungkapkan kekecewaannya setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Ia menilai meski investasi besar telah digelontorkan untuk revitalisasi, hasilnya belum maksimal.
Baca juga: Saifuddin: Hari Lahir Pancasila Momentum Wujudkan Perdamaian dan Kesejahteraan Bangsa
"Fasilitas lengkap dan bangunan bagus seharusnya bisa meningkatkan perekonomian, namun kenyataannya Serambi Ampel masih sepi pengunjung," kata Buleks saat dikonfirmasi, Rabu (19/12).
Buleks menekankan pentingnya strategi pemasaran yang lebih kreatif dan inovatif untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Baca juga: Reses di Pandean, Buleks Disambati Layanan BPJS dan Command Center 112
Ia juga mengusulkan agar perusahaan swasta dapat berkontribusi melalui program CSR, misalnya dengan menyediakan mural atau modifikasi lainnya untuk menambah daya tarik.
Selain itu, Budi menyarankan agar suasana di Serambi Ampel lebih hidup dengan menghadirkan musisi jalanan, menciptakan suasana santai dan nyaman bagi pengunjung.
Baca juga: Respons Deklarasi Disabilitas, Fathoni: RS Pemkot Harus Punya Penerjemah Tuna Rungu
"Revitalisasi bukan hanya soal fisik, tapi juga bagaimana menarik orang untuk datang dan menikmati fasilitas yang ada," demikian Budi Leksono. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman