Pemkab -TNI Kolaborasi Bangun Jembatan di Plumbungan Sidoarjo 

avatar Imam Hambali
  • URL berhasil dicopy
Bupati Sidoarjo Subandi dan Danrem 084/Bhaskara Jaya Kohir serta Dandim 0816 Shobirin Setio Utomo saat kunjungan lapangan berkomitmen kolaborasi untuk bangun jembatan di Desa Plumbungan, Kec.Sukodono
Bupati Sidoarjo Subandi dan Danrem 084/Bhaskara Jaya Kohir serta Dandim 0816 Shobirin Setio Utomo saat kunjungan lapangan berkomitmen kolaborasi untuk bangun jembatan di Desa Plumbungan, Kec.Sukodono

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Kali ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan TNI diwujudkan dalam rencana pembangunan jembatan di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono.

Rencana tersebut mengemuka saat peninjauan langsung ke lokasi pada Sabtu (25/4/2026) yang dipimpin Bupati Sidoarjo Subandi bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Kohir serta Dandim 0816 Shobirin Setio Utomo.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas PUBMSDA M. Makhmud, Kepala Dinas Sosial Mharta Wara Kusuma, Kasdim 0816 Mayor Inf Sumarsono, Camat Sukodono Inneke Dwi Setiawati, serta Kepala Desa Plumbungan.

Peninjauan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam merealisasikan pembangunan jembatan yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

Bupati Subandi menegaskan, pembangunan jembatan ini sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sebagai Bupati, saya memberikan dukungan sepenuhnya terhadap inisiatif Danrem 084/BJ guna menggerakkan ekonomi warga, karena pembangunan jembatan ini sangat penting sebagai penghubung aktivitas warga sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan nantinya akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses pendidikan, kegiatan keagamaan, hingga mobilitas ekonomi warga.

Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya Kohir menjelaskan bahwa pembangunan jembatan akan didukung berbagai sumber pembiayaan.

Selain dari anggaran pemerintah pusat, proyek ini juga melibatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta partisipasi masyarakat melalui swadaya.

“Kami ingin pembangunan ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, sektor swasta, dan masyarakat, sehingga pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun.

“Setelah jembatan ini selesai, kami berharap masyarakat dapat merawatnya dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Di sisi lain, Dandim 0816 Shobirin Setio Utomo menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung proses pembangunan, baik melalui pengawasan maupun keterlibatan personel di lapangan.

“Keberadaan TNI tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.(ih/roy)