Muskercab PKB Surabaya di Tunjungan, Afif: Ada Filosofi Perlawanan Laskar Hizbullah dan Santri
Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua DPC PKB Surabaya, Mohammad Faridz Afif buka-bukaan kenapa musyawarah kerja cabang (Muskercab) PKB Surabaya digelar di Platinum Tunjungan, pada Minggu (20/9).
Menurutnya, kawasan Platinum Tunjungan merupakan tempat bersejarah, perlawanan Laskar Hizbullah melawan penjajah.
"Itu filosofinya," tutur Afif, Senin (21/9).
Saat itu, tambah Afif Laskar Hizbullah yang dipimpin Kiai Abbas Buntet berkumpul di kantor PCNU Surabaya, Bubutan sebelum bergerak ke Hotel Yamato (Hotel Majapahit).
Dengan semangat Resolusi Jihad Laskar Hizbullah yang mayoritas santri mengorbankan jiwa raganya mempertahankan dan merebut kembali kemerdekaan RI.
"Ketika itu kaum santri melawan penjajah untuk merebutkan dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia," tutur Afif.
Pada Muskercab PKB, kata Afif merupakan momentum berkumpulnya kaum santri di dalam barisan Partai Kebangkitan Bangsa.
Afif menyebut, berkumpulnya kaum santri tersebut untuk melawan ketidakadilan dan menjadikan kota Pahlawan ijo royo-royo.
"Hari ini (kemarin) kaum santri kumpul di PKB, di Jalan Tunjungan. Kalau dulu melakukan pertumpahan darah dengan penjajah, sekarang berkumpul para santri ber-PKB untuk melawan ketidakadilan, menjadikan Surabaya ijo royo-royo," urai Afif.
Sebab tutur Afif, perlawan kaum santri saat ini untuk kesejahteraan warga, merdeka, tak tertindas kezaliman serta naik kelas.
Pun mempersembahkan delapan kursi DPRD Surabaya bagi PKB
"Untuk apa berkumpul? Untuk menyejahterakan warga yang betul-betul merdeka dan jauh dari kezaliman pemimpin di Kota Surabaya, naik kelas.Dan merebut kursi delapan di Kota Surabaya," sergah Afif.
Maka dari itu, PKB saat ini fokus untuk membenahi internal partai untuk mewujudkan Surabaya ijo royo-royo.
"Kita lihat nanti hasilnya di tahun 2029. Mudah-mudahan Suroboyo ijo royo-royo," demikian Mohammad Faridz Afif. (Roy/Yh).
Editor : Yuris. T. Hidayat