Disorot Ketinggalan Pembangunan, Komisi C: Surabaya Sudah Cukup Masif
Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan menegaskan, pembangunan di kota Pahlawan sudah cukup masif.
Hal itu disampaikan Eri menyikapi anggapan publik, Surabaya ketinggalan dari segi pembangunan, tak memiliki inovasi dan kreatif.
Sebab publik cuma dipertontonkan viralnya persoalan parkir, penertiban PKL, permasalahan pungli, hingga sidak yang dinilai parsial.
"Sebenarnya pembangunan cukup masif, ya. Jadi, baik itu saluran atau di kawasan lingkungan dalam artian perkampungan maupun kawasan jalan-jalan perkotaan," kata Eri, Jum'at (25/9).
Eri menyebut, pembangunan itu meliputi JLLB, pelebaran jalan Wiyung, dan sejumlah rumah pompa.
Rumah pompa tersebut, kata Eri salah satunya di Nginden Jangkungan yang tahun ini sudah beroperasi.
"Kemudian di beberapa rumah pompa yang lain juga jalan, termasuk peningkatan kapasitas rumah pompa di Ahmad Yani maupun Ngagel Jaya Selatan. Jadi, dari sisi pembangunan cukup masif dan besar, ya," tutur Eri.
Maka dari itu, Eri mendorong capaian pembangunan tersebut disampaikan kepada publik, utamanya di medsos agar mudah diakses masyarakat.
Eri menambahkan, perencanaan pembangunan itu sudah sesuai dengan ketentuan.
"Misalnya tahun fokus di beberapa titik di wilayah Selatan dan Timur Surabaya, di wilayah Barat ada juga pembangunan bozem juga ada di wilayah Tengger dan segala macam, tegas Eri.
Eri menjabarkan, proses pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot dikerjakan secara bertahap.
Sehingga jika sistem drainase tuntas secara keseluruhan, Eri meyakini Surabaya minim genangan.
"Insyaallah lokasi dan lama genangan maupun luas genangan akan bisa turun secara signifikan" demikian Eri Irawan. (Roy/Yh).
Editor : Yuris. T. Hidayat