DPRD Minta Perketat Pengawasan Perusahaan Penyalur ART dan Pembinaan Calon Pekerja
Surabaya,JatimUPdate.id - Pimpinan DPRD Surabaya Arif Fathoni merespons positif langkah Wali Kota Eri Cahyadi menindaklanjuti aduan dugaan penyekapan calon tenaga kerja asisten rumah tangga (ART).
Ia meminta kasus tersebut menjadi gerbang memperketat pengawasan seluruh perusahaan penyalur ART.
"Mudah-mudahan itu bisa menjadi pintu masuk bagi Disnaker Kota Surabaya untuk melakukan legal audit terhadap seluruh perusahaan penyalur IRT (ART) di Kota Surabaya," kata Fathoni, Kamis (1/9).
Menurut dia, audit tidak cukup hanya melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan secara administratif.
Pemerintah tambah dia, harus memastikan setiap perusahaan penyalur ART memenuhi aspek prosedural.
"Dan memiliki perizinan yang lengkap," sergah Fathoni.
Fathoni menekankan pengawasan harus menyentuh mekanisme pembinaan calon pekerja sebelum ditempatkan pada pengguna jasa.
Hal itu, papar dia untuk memastikan calon ART mengetahui hak dan kewajibannya, serat mendapatkan perlindungan selama dalam proses penyaluran.
"Apakah sudah memenuhi aspek prosedural, perizinannya sudah lengkap, terus kemudian perusahaan penyalur apakah juga sudah melakukan langkah-langkah pembinaan terhadap calon ART yang akan disalurkan," ujarnya.
Eri Cahyadi menyatakan Pemkot Surabaya akan menyiapkan regulasi untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rumah tangga dan memastikan keberlangsungan pekerjaan mereka.
"Saya akan buat Perwali-nya. Saya harus melindungi orang-orang yang ada di Surabaya. Kalau tidak diatur di dalam Peraturan Menteri (Permen), maka kita atur dalam Perwali," kata Eri. (Roy/Yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat