PWI Pusat Resmikan PWI.or.id, 38 Portal Daerah Terhubung
Jakarta, JatimUpdate.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi meluncurkan PWI.or.id, situs web resmi yang terhubung dengan 38 portal daerah. Peluncuran berlangsung di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (1/10/2026), bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila.
Acara peresmian itu menghadirkan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Sekretaris Jenderal Marthen Selamet Susanto, dan Ketua Bidang Multimedia dan IT Hilman Hidayat.
PWI merancang PWI.or.id sebagai rumah digital bersama. Situs ini menjadi pusat informasi yang menghubungkan berita dan kegiatan dari tingkat pusat hingga provinsi, kabupaten, dan kota.
PWI menyebut peluncuran ini sebagai langkah nyata transformasi digital organisasi untuk beradaptasi dengan arus digitalisasi media sekaligus memperkuat keterbacaan di mesin pencari.
PWI juga menyiapkan jaringan situs ini untuk pengembangan jangka panjang, termasuk integrasi sistem monetisasi bagi pengurus di daerah.
Hilman menilai jaringan digital yang semakin luas memperkuat pengelolaan informasi sekaligus membuka peluang monetisasi bagi organisasi.
“Kita merangsek ke kota dan kabupaten. PWI pusat punya begitu banyak jaringan website dan ujungnya monetisasi hingga terintegrasi sampai ke daerah,” ujarnya.
Akhmad Munir Dorong Pengurus Daerah Aktif Isi Konten
Akhmad Munir meminta pengurus PWI di daerah aktif mengisi dan mengembangkan konten website. Ia menyebut tiga kelompok konten utama.
Pertama, Informasi Ke-PWI-an yang memuat kegiatan internal organisasi.
Kedua, Kegiatan Stakeholder yang mempublikasikan kerja sama dengan pihak luar dan mitra strategis.
Ketiga, Dinamika Pers Daerah yang menampilkan isu aktual dunia jurnalistik dari masing-masing wilayah.
“Teman-teman daerah diharapkan aktif mengisi semua konten terkait ke PWI. Kedua, stakeholder PWI dan pihak luar. Jadi kegiatan internal silakan disiarkan dan PWI dan stakeholder pihak luar diberikan,” kata Akhmad Munir.
“Ketiga terkait dinamika pers di daerah dan PWI. Itu koridor kita terdahulu,” sambungnya.
Munir menilai ruang pengembangan konten dapat meluas seiring kebutuhan informasi masyarakat.
Ia juga mendorong pengurus daerah menjaga konsistensi produksi konten agar website PWI lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari dan viral di media sosial, termasuk WhatsApp.
“Diharapkan bergulir konsisten sehingga muncul di search engine dan viral di medsos atau viral di WA (WhatsApp) kita, jadi lebih mudah meningkatkan keterbacaan dari website PWI ini,” kata Akhmad Munir.
Menurut Munir, pengembangan website dan aplikasi akan mendorong PWI menjadi organisasi yang semakin terdigitalisasi. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif pengurus daerah dalam mengoptimalkan seluruh fasilitas website PWI.
“Kita butuh partisipasi aktif dari teman-teman daerah. Apa yang tersedia oleh web itu bisa dioptimalisasi bersama, baik pengurus pusat atau provinsi. Ini yang kita harapkan,” ujarnya. (*)
Editor : Redaksi