pembenahan lapas tidak cukup memperbaiki bangunan
Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto Beberkan Agenda Pembenahan Lapas: Berantas Transaksi Gelap hingga Atasi Overkapasitas
Jakarta, JatimUpdate.id - Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto menyoroti pembenahan lembaga pemasyarakatan (lapas) sebagai agenda serius pemerintah.
Ia menekankan pembenahan harus menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan kualitas petugas hingga pelayanan bagi warga binaan.
Aris menegaskan, pembenahan lapas bukan sekadar memperbaiki bangunan. Menurut dia, pemerintah membangun sistem pemasyarakatan yang lebih tertib, transparan, berintegritas, dan menjunjung tinggi hukum serta hak asasi manusia.
Dalam pembahasan itu, Aris memaparkan sejumlah aspek yang menjadi perhatian. Pembenahan mencakup kondisi bangunan, kecukupan jumlah dan kualitas petugas, serta sistem operasional di dalam lapas.
Ia juga menyoroti upaya memastikan tidak ada lagi transaksi gelap, pelanggaran hukum, maupun penyalahgunaan kewenangan untuk kepentingan pribadi di lingkungan lapas.
Selain penegakan aturan, Aris menekankan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan. Layanan kesehatan, makanan yang layak, ketersediaan air bersih, hingga fasilitas olahraga dan kegiatan rekreasi yang tertib perlu mendapat perhatian.
Tantangan lain yang ia soroti adalah overkapasitas atau kelebihan kapasitas lapas. Aris menilai kondisi ini membutuhkan solusi konkret dan penanganan terencana agar pengelolaan lapas berjalan lebih efektif, tertib, dan manusiawi.
Pembahasan bersama berbagai pihak tersebut bertujuan menghasilkan kesamaan persepsi dan sinergi dalam menentukan langkah selanjutnya.
Aris menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti hasil pembahasan melalui rapat teknis dan memaparkannya kepada Presiden agar rencana pembenahan segera terwujud.
Masyarakat berharap upaya pembenahan lapas tidak berhenti pada rapat dan perencanaan. Publik mendorong pemerintah mewujudkannya melalui tindakan nyata dan pengawasan berkelanjutan. (#)
Editor : Redaksi