Diklat Ahli Kepabeanan ALFI Jatim Angkatan ke-33 Masuki Hari Terakhir, 24 Peserta Bersiap Hadapi Evaluasi
Surabaya, JatimUPdate.id - Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Ahli Kepabeanan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI/ILFA) Jawa Timur Angkatan ke-33 memasuki hari terakhir. Sebanyak 24 peserta mengikuti pemantapan materi sebagai persiapan menghadapi tahapan evaluasi yang dijadwalkan pada 22 Oktober 2026.
Ketua ALFI Jawa Timur, Sebastian Wibisono, menyampaikan bahwa kegiatan pada hari terakhir difokuskan pada pemantapan materi yang telah dipelajari peserta selama mengikuti pelatihan.
Materi tersebut disampaikan oleh Sopyan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) ALFI/ILFA. Sesi ini menjadi bagian penting untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai berbagai ketentuan dan prosedur kepabeanan sebelum mengikuti evaluasi.
Pemantapan materi juga diharapkan dapat membantu peserta memahami penerapan aturan kepabeanan dalam kegiatan operasional, khususnya di sektor logistik, freight forwarding, dan pelayanan kepabeanan.
Penyelenggara berharap peserta Diklat Ahli Kepabeanan Angkatan ke-33 dapat memperoleh hasil kelulusan yang baik. Harapan itu didukung kesungguhan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan serta persiapan melalui penguatan materi sebelum evaluasi.
Evaluasi Dijadwalkan 22 Oktober 2026
Tahapan evaluasi yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 akan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan penguasaan materi dan kesiapan memenuhi kompetensi yang dipersyaratkan sebagai ahli kepabeanan.
Evaluasi tersebut menjadi tahapan penting setelah peserta menyelesaikan rangkaian pembelajaran. Penguasaan materi kepabeanan dibutuhkan agar para calon ahli mampu memahami prosedur, menjalankan ketentuan yang berlaku, serta mendukung kelancaran aktivitas perdagangan dan logistik.
Diklat yang diselenggarakan DPW ALFI/ILFA Jawa Timur ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor logistik dan kepabeanan.
Kompetensi yang memadai dinilai penting untuk mendukung kelancaran proses kepabeanan sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi. Selain itu, tenaga profesional yang memiliki pemahaman kuat terhadap aturan diharapkan mampu membantu pelaku usaha menghadapi dinamika perdagangan yang terus berkembang.
Melalui penyelenggaraan diklat secara berkelanjutan, DPW ALFI/ILFA Jawa Timur diharapkan dapat berkontribusi dalam menyiapkan tenaga profesional yang kompeten, adaptif terhadap perubahan regulasi, serta mampu meningkatkan profesionalisme dan daya saing industri logistik di Jawa Timur.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat