Stok Beras Nasional 5,3 juta Ton

Hasyim Djojohadikusumo : RI Sepakat Dengan Malaysia Untuk Ekspor Beras 0,5 juta Ton

avatar Shofa
  • URL berhasil dicopy
Keberhasilan dari kerja keras dalam sektor pangan nasional yaitu swasembada beras dan kini stok beras nasional diekspor ke Malaysia sebanyak 0,5 juta ton. (Foto benpro)
Keberhasilan dari kerja keras dalam sektor pangan nasional yaitu swasembada beras dan kini stok beras nasional diekspor ke Malaysia sebanyak 0,5 juta ton. (Foto benpro)

Jakarta, JatimUPdate.id - Prestasi luar biasa dicapai Pemerintah RI dibidang pangan nasional berkat kerja keras.

Prestasi itu ditorehkan setelah 42 tahun, akhirnya Indonesia sepakat mengirim 500.000 ton atau 0,5 juta ton beras ke Malaysia.

Utusan Khusus Presiden, Hashim S. Djojohadikusumo, menyebut kesepakatan ini menguntungkan Indonesia sekaligus jadi pencapaian penting buat ketahanan pangan nasional.

Secara khusus Hashim menjelaskan, stok beras nasional telah mencapai 5,3 juta ton hingga gudang Perum Bulog penuh.

Pemerintah pun memilih ekspor daripada harus mengeluarkan biaya besar untuk menyewa gudang swasta.

"Dan itu mahal, lebih murah kalau kita ekspor," kata Hashim, Rabu (7/10/2026).

Secara lebih dalam Hashim yang putera Begawan Ekonomi RI, Prof Soemitro Djojohadikusumo itu mengatakan Indonesia juga berhasil mencapai target swasembada beras tiga tahun lebih cepat dari rencana awal pada 2029.

"Ini suatu prestasi luar biasa," ujar Hasyim yang juga cucu RM Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank pertama milik Pemerintah RI, BNI 1946 yang kala itu juga bertindak sebagai Bank Central tersebut.

Lebih jauh Hasyim menambahkan, pemerintah telah menaikkan harga pembelian beras dari petani sebesar 50�n memangkas harga pupuk urea sebesar 20% untuk mendukung produksi pertanian. (benpro/rilis/sof/yh)