Purwadi Merapat ke PSI, PDIP Surabaya Itu Hak Pribadi Kami Tidak Risau 

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Syaifudin Zuhri, dok Jatimupdate.id
Syaifudin Zuhri, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Syaifudin Zuhri atau yang akrab disapa Ipuk mengatakan merapatnya Eusebius Purwadi ke PSI merupakan hak pribadi.

Ipuk menegaskan, langkah Purwadi yang memilih loncat ke PSI tidak membuat PDI Perjuangan risau.

"Wah, itu hak mereka. Bagi kita itu hak pribadi mereka, dan PDI tidak terlalu risau juga," kata Ipuk, Rabu (14/10).

Ipuk memaparkan, kehilangan sosok Purwadi tidak akan berpengaruh terhadap kekuatan partai.

Sebab kata Ipuk, PDIP sudah terbiasa menghadapi problematika seperti itu dan berhasil keluar dari tekanan. 

"Kan bukan kekuatan satu-satunya. PDIP sudah terbiasa untuk begitu-begitu ya," ucap Ipuk.

Maka dari itu, Ipuk menegaskan PDIP tetap optimis untuk menyongsong kontestasi politik 2029.

Bahkan Ipuk mengklaim PDIP lebih siap dari partai manapun dalam menghadapi pemilu mendatang.

"PDIP lebih siap," sergah Ipuk.

Ipuk menambahkan untuk menyambut pemilu 2029 PDIP telah menyiapkan langkah-langkah konkret.

Salah satunya cermat membaca situasi kebatinan masyarakat, dan apa yang disenangi masyarakat.

"Itulah langkah konkrit dalam hal taktik politik, karena setiap gerakan politik ini kan menyangkut hati dan perasaan orang" tukas Ipuk.

Ipuk menegaskan, PDI Perjuangan tetap berkomitmen merawat dan mempertahankan basis massa partai. 

Sebab kata Ipuk, kader PDI Perjuangan memiliki ikatan historis dengan gerakan massa yang menjadi bagian dari jati diri partai.

“Makanya basis merah harus kita pelihara. Jangan sampai orang yang sudah senang terhadap PDIP akan lari, manakala kita lupa atas jati diri kita sebagai kader PDI Perjuangan yang secara historis memiliki psikologis gerakan massa,” demikian Syaifudin Zuhri. (Roy/Yh).