SD Plus Al-Ishlah Bondowoso Gelar Perjumsa, Latih Kemandirian dan Karakter Penggalang

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Kepala SD Plus Al-Ishlah Bondowoso bersama peserta Pramuka Penggalang saat pembukaan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjumsa) di lingkungan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Jumat (23/10/2026).
Kepala SD Plus Al-Ishlah Bondowoso bersama peserta Pramuka Penggalang saat pembukaan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjumsa) di lingkungan Ponpes Al-Ishlah Bondowoso, Jumat (23/10/2026).

Bondowoso, JatimUPdate.id, – SD Plus Al-Ishlah Bondowoso menggelar Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjumsa) pada 23–24 Oktober 2026 di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ishlah Bondowoso. Kegiatan ini diikuti peserta didik kelas IV hingga VI yang tergabung dalam Pramuka Penggalang.

Peserta tersebut terbagi dalam 11 regu, terdiri atas lima regu putri dan enam regu putra. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk menanamkan kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta memperkuat kekompakan dan kerja sama antarmurid. 

Kepala SD Plus Al-Ishlah Bondowoso sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), Afifah Zakiyah Darojah, menekankan pentingnya kesungguhan, kedisiplinan, kebersihan, kekompakan, dan kemandirian selama mengikuti perkemahan. 

Ia mengingatkan peserta agar memanfaatkan Perjumsa sebagai kesempatan belajar mengurus kebutuhan pribadi tanpa selalu bergantung kepada orang lain, mulai dari menyiapkan makanan hingga pakaian. 

“Disiplin itu adalah napasnya Pramuka. Karena itu, anak-anak harus menjaga kekompakan, kerja sama, serta disiplin waktu dalam setiap kegiatan,” pesannya. 

Selain kedisiplinan dan kemandirian, peserta juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan, merawat alam, serta menggunakan air secara bijaksana. 

Kepala sekolah berharap pengalaman selama dua hari perkemahan dapat membentuk peserta didik menjadi pribadi yang lebih disiplin, peduli, taat, dan sportif. 

“Dua hari ini jadikan pelajaran terindah, pengalaman terindah. Pulang ke rumah sudah menjadi anak-anak yang lebih disiplin, lebih peduli, dan lebih taat,” tuturnya. 

Sementara itu, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Grujugan, Matyono, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Perjumsa SD Plus Al-Ishlah Bondowoso. Menurutnya, kegiatan kepramukaan berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Saya sangat mendukung kegiatan Perjumsa yang diadakan SD Plus Al-Ishlah karena kegiatan ini mendukung pembentukan karakter generasi bangsa untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidik perlu menyediakan kegiatan yang menantang untuk membangun karakter murid agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh, salah satunya melalui kegiatan Pramuka.

“Melalui Perjumsa, murid dilatih menjadi pribadi yang jujur, berani, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab, sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” ungkapnya.

Matyono berharap kegiatan Perjumsa dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan kualitas yang terus meningkat.

Ketua Panitia Perjumsa, Rodatun Nikmah, menjelaskan bahwa kegiatan Perjumsa tahun 2026 ini diikuti 137 peserta yang terbagi dalam 11 regu. Menurutnya, Perjumsa dirancang untuk memberikan pengalaman kepramukaan sekaligus melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.

Melalui kegiatan ini, SD Plus Al-Ishlah Bondowoso berharap para peserta dapat mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Perjumsa juga diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi murid untuk tumbuh sebagai generasi yang tangguh, berkarakter, dan berakhlak baik. (ries/yh)