Surabaya, JatimUPdate.id – Aliansi Madura Indonesia (AMI) mengutuk keras tindakan oknum massa aksi demonstrasi yang diduga berupaya melakukan peng
Gedung Grahadi Surabaya
Aliansi Madura Indonesia Gelontorkan 2.000 Paket Sembako di depan Gedung Negara Grahadi
Surabaya, JatimUPdate.id – Aliansi Madura Indonesia (AMI) membagikan 2.000 paket sembako kepada masyarakat yang melintas Surabaya di depan Gedung Negara G
Dilantik di Gedung Grahadi, Kadin Jatim Tetapkan Tujuh Fokus Strategis
“Target pertumbuhan ekonomi Jawa Timur kami dorong agar bisa mencapai 8 persen, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Adik Dwi Putranto dalam s
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak Bersama Masyarakat Jawa Timur Sambut Meriah Valen Sang Juara D'Academy7
Surabaya, JatimUPdate.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menggelar penyambutan khusus untuk
Usung 3 Tuntutan, Rakyat Jawa Timur Menggugat Bandingkan Kinerja Khofifah dengan Kepala Daerah Lain
Surabaya,JatimUPdate.id - Rakyat Jawa Timur Menggugat menggelar demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, mengusung tiga tuntutan, pada Rabu (29/10). Aksi
Khofifah Ajak Warga Maknai Hari Jadi Ke-80 Jatim dengan Semangat “JATIM BISA”
Surabaya, JatimUPdate.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur
Khofifah Tegaskan Renovasi Grahadi Utamakan Keaslian Material Sejarah
Surabaya, JatimUPdate.id - Api yang melalap sisi barat Gedung Negara Grahadi pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025, sempat mengguncang hati warga Jawa Timur.
Ini Kata Acek Kusuma Terkait Penundaan Aksi 3 September di Depan Gedung Grahadi Surabaya
Surabaya, JatimUPdate.id - Salah satu koordinator Rakyat Jawa Timur Menggugat, Acek Kusuma, menegaskan penundaan aksi 3 September di depan Grahadi bukan
Tunda Aksi 3 September, Cak Sholeh: Isu Kami Bukan Nasional, Tapi Tiga Persoalan Lokal di Jawa Timur
Surabaya, JatimUPdate.id - Koordinator Rakyat Jawa Timur Menggugat M. Sholeh atau Cak Sholeh, kembali buka suara terkait ditundanya aksi 3 September di depan