Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya menekan angka stunting. Salah satunya dengan memberikan makanan tambahan bergizi bagi anak berisiko stunting.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
"Program ini diharapkan dapat memastikan anak-anak Sidoarjo tumbuh sehat serta memiliki masa depan yang cerah," kata M. Ainur Rahman Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Pemkab Sidoarjo, pada acara Hari Gizi Nasional di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (6/2).
Ainur menyatakan, beberapa langkah konkret yang telah dilakukan pemkab, meliputi pemberian dan penyediaan nutrisi khusus untuk balita di puskesmas. Beserta program gerakan aksi bergizi di sekolah-sekolah dan pesantren.
"Pentingnya gizi yang baik bagi kesehatan anak, kecerdasan, dan produktivitas masyarakat," ujar Ainur.
Baca juga: Normalisasi Sungai Porong Dikebut, Wabup Sidoarjo Temukan Kerusakan Pintu Air Krembung
Selain itu, Ainur menyampaikan, pemkab juga menggalakkan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk mendorong pola hidup sehat di kalangan masyarakat.
"Pola makan yang tepat sebagai kunci utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," ucap Ainur.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Siap Terapkan QRIS Tap di Semua Transaksi
Berdasarkan data, menurut Ainur, angka stunting di Sidoarjo menunjukkan penurunan signifikan, dari 16,1% pada 2022 menjadi 8,4% pada 2023. Penurunan tersebut menunjukkan dampak positif.
"Dari berbagai program intervensi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah, penurunan stunting sangat signifikan," tukas Ainur. (ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat