Komisi C Sebut Banjir Surabaya Sudah Mulai Terurai, Akui Masih Ada PR

Reporter : Ibrahim
Achmad Nurdjayanto, dok Jatimupdate.id/Roy

Surabaya, JatimUPdate.id – Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Ahmad Nur Cahyanto, menilai banjir yang melanda kota beberapa waktu lalu terjadi akibat curah hujan tinggi di banyak wilayah, termasuk Jawa Tengah. 

Ia menyebut posisi Surabaya sebagai daerah hilir membuat debit air dari Bengawan Solo dan Brantas bermuara di kota ini.

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Memang butuh wadah tampungan yang luas. Tapi Alhamdulillah, saya cek genangan tidak sampai bertahan lebih dari enam jam," kata Nurdjayanto, Selasa (18/3).

Menanggapi pernyataan proyek drainase di Surabaya Barat belum tersambung sepenuhnya, ia membenarkan ada beberapa titik yang belum terkoneksi. Saat rapat Pansus Banjir, pihaknya telah mengundang camat terkait untuk menyamakan persepsi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM).

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

"Walaupun konektivitasnya belum 100 persen, tapi banjir sudah terurai. Finishingnya diharapkan rampung tahun 2025," jelasnya.

Ia juga menyoroti perlunya normalisasi sungai akibat sedimentasi yang semakin tinggi. 

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

Menurutnya, langkah-langkah penanganan banjir saat ini sudah menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Dulu, di tempat saya banjir bisa berhari-hari, bahkan seminggu. Sekarang tidak sampai sehari. Ini prestasi yang harus dijaga, agar banjir tidak kembali seperti dulu," demikian Achmad Nurdjayanto. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru