Surabaya, JatimUPdate.id – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar Halal Bihalal sekaligus Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) berbasis keagamaan di Gedung Lestari, Kantor BKKBN Jatim, Jalan Airlangga No. 31-33 Surabaya, Selasa (8/4).
Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Maria Ernawati, mengajak seluruh ASN menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Baca juga: Gubernur Khofifah Hadiri Halal Bihalal KKSS Jatim, Soroti Peran Orang Tua dan Pendidikan Agama
"Saya berharap kemenangan Idul Fitri ini tidak sekadar simbol seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk kinerja dan pelayanan terbaik bagi keluarga dan masyarakat," tegasnya.
Maria menjelaskan, BKKBN kini telah bertransformasi menjadi lembaga yang lebih besar dan terintegrasi dalam Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Program-program yang dijalankan berpijak pada UU No. 52 Tahun 2009, dengan tujuan utama membentuk keluarga berkualitas.
Meskipun tahun ini dihadapkan pada efisiensi anggaran, Maria menegaskan bahwa hal itu tidak menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan terbaik. Bahkan menjadi tantangan tersendiri untuk mencari strategi yang tepat tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
Ia juga menyoroti pentingnya mendukung program prioritas nasional, salah satunya peningkatan kualitas SDM melalui program makan bergizi gratis untuk anak sekolah. Program-program keluarga pun diarahkan agar mendukung misi tersebut.
Baca juga: DPD PKS Kota Surabaya Gelar Halal Bi Halal dan Milad ke-23: Kokoh Melayani, Konsisten Mengabdi
Dalam kesempatan itu, Maria memperkenalkan layanan digital siapbahagia.com, sebuah platform konsultasi keluarga yang melibatkan para ahli dari bidang medis, psikologi, dan sosiologi. Layanan ini ditujukan terutama bagi masyarakat di daerah terpencil.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan langsung melalui Satya Gatra di seluruh Jawa Timur, termasuk dua titik layanan di Surabaya serta 666 Balai Penyuluhan di tingkat kecamatan.
Pendekatan keagamaan menjadi ciri khas sosialisasi kali ini. Maria berharap nilai-nilai spiritual bisa memperkuat motivasi ASN dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari ibadah.
Baca juga: PDM Bondowoso Gelar Halal Bihalal, Teguhkan Trilogi Organisasi dan Dorong Kaderisasi Muda
"Kami juga berharap arahan dari para tokoh agama dapat memperkuat pondasi nilai dalam pembangunan keluarga. Program BKKBN harus menyentuh tidak hanya fisik, tapi juga hati dan spiritualitas masyarakat," tambahnya.
BKKBN Jatim mencatat sejumlah capaian membanggakan sepanjang 2024, antara lain TFR sebesar 1,98 dan capaian mCPR sebesar 68% dari target 65%. Namun tantangan masih ada, seperti tingginya angka Janda Usia Sekolah (JUS), yang kini menjadi perhatian utama dalam edukasi pra-nikah dan kampanye Pendewasaan Usia Perkawinan melalui program GenRe.
"Bagi pasangan muda yang sudah menikah, kami juga menyediakan layanan KB untuk membantu mengatur jarak kelahiran secara sehat dan bijak," demikian Maria Ernawati, (*/Roy)
Editor : Miftahul Rachman