Jember, JatimUPdate.id : Seiring dengan harapan dan tujuan dari asta cita Presiden melalui target yang telah ditetapkan oleh kementerian Pertanian, Bulog Jember telah melampaui target serapan gabah dan beras yang diamanahkan serta merealisasikan kapasitas kuantum tertinggi se Provinsi Jawa timur.
Baca juga: Bulog Dan Kebijakan Pengadaan Gabah Semua Kualitas 2026
Prestasi ini merupakan hal perdana yang terbesar selama beberapa tahun terakhir sejak adanya program sergab di Perum Bulog.
Saat dikonfirmasi Ade Saputra, Pimpinan Cabang Bulog Jember mengatakan, kalau realisasi serapan gabah dan beras saat ini tertinggi selama musim panen raya dengan jumlah serapan sebesar 122.000 ton Gabah Kering Panen atau setara beras 61.000 ton dari jumlah target yang ditetapkan sebesar 118.140 ton dan/ atau 59.070 ton setara beras dengan prosentase 103%.
Capaian ini terbesar sepanjang sejarah yang hanya ditempuh dalam waktu 3 bulan (Februari - April 2025) ketika masuk diawal Mei 2025 sesuai komitmen yang disampaikan tempo hari, kami telah memenuhi bahkan melampaui target serapan gabah dan beras yang ditetapkan.
Ade juga menyampaikan keberhasilan ini merupakan dukungan dari semua pihak serta semua unsur maupun lapisan yang berperan mensuksesan program swasembada pangan..
"Keberhasilan capaian target serapan gabah dan beras ini berkat kontribusi serta dukungan sejumlah pihak khususnya dari Pemerintah Kabupaten Jember, Kodim 0824 Jember , Dinas Pertanian, PPL, Asosiasi Petani (HKTI, KTNA, Gapoktan/Poktan, mitra makloon)," kata Ade kepada Redaksi JatimUPdate.id Minggu (4/05/2025).
Baca juga: Bulog Dan Kebijakan Pengadaan Gabah Semua Kualitas 2026
Lebih jauh Ade juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan para mitra stakeholder Perum Bulog Jember.
"Terima kasih juga tersampaikan untuk komisi B DPRD Kab. Jember yg ikut berperan aktif memberikan dukungan kepada kami dalam memberikan pemahaman serta edukasi ke petani maupun pelaku usaha serta seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program swasembada pangan di Kab. Jember," ungkap Ade.
Secara khusus Ade menyampaikan bahwa capaian keberhasilan ini juga menjadi sebuah evaluasi Perum Bulog Jember agar ke depan kegiatan serap gabah dan beras di Kabupaten Jember menjadi lebih baik dan bisa meningkatkan produktivitas peran serta petani.
Baca juga: Bulog Dan Tahun Vivere Pericoloso
"Saat ini Perum Bulog Jember juga membutuhkan dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat supaya program serapan gabah dam beras ini bisa lebih maksimal lagi," harap Ade.
Perum Bulog Jember, kata Ade, juga akan terus mengoptimalkan dan menambah kerjasama mitra makloon sebagai upaya penanganan masa pasca panen.
"Dukungan juga tetap diharapkan dari Pemkab Jember terhadap penambahan infrastruktur pasca panen, untuk bisa memberikan support kepada Perum Bulog Jember, dengan tujuan menjembatani para petani supaya lebih maksimal lagi untjk menjual gabahnya ke Bulog sesuai dengan harapan bapak Presiden," kata Ade menutup wawancara. (mmt/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat