Lawan Konglomerasi, Baktiono Desak Pemerintah Serius Bangun Koperasi

Reporter : Ibrahim
Baktiono, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, angkat bicara soal pendirian Koperasi Merah Putih yang direncanakan hadir di 154 kelurahan se-Kota Surabaya. 

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk upaya untuk kembali ke ruh konstitusi, terutama Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan perekonomian harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.

Baca juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas

"Pasal 33 ayat 1 dan 4 itu jelas. Ekonomi harus dijalankan dengan semangat demokrasi ekonomi. Tapi faktanya sampai hari ini, koperasi sebagai amanat konstitusi itu tidak dijalankan dengan semestinya," kata Baktiono, Senin (26/5).

Ia menilai, selama ini perekonomian justru didominasi konglomerasi, yang menurutnya bertentangan dengan semangat UUD 1945. 

"Yang tumbuh justru konglomerat-konglomerat baru. Ini sudah terjadi sejak Orde Baru. Keluarga dan orang dekat penguasa jadi kaya raya, padahal sebelumnya mereka bukan pengusaha. Ini bukan berdikari, bukan usaha keluarga, tapi karena kedekatan kekuasaan," jelasnya.

Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

Baktiono mendukung penuh inisiasi Koperasi Merah Putih sebagai model ekonomi alternatif. 

Ia menegaskan pentingnya pendekatan dari bawah atau bottom-up agar koperasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat kecil.

“Di setiap daerah itu sudah ada dinas koperasi, di pusat juga ada kementerian. Tapi jangan sampai ini hanya jadi simbol, jadi hiasan. Kita tidak ingin koperasi hanya nama, tapi tidak punya daya dorong,” tegasnya.

Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Ia pun berharap pemerintah benar-benar serius membangun koperasi yang kuat dan mandiri. 

“Jangan lagi menciptakan konglomerasi baru. Anggaran harus diberikan ke masyarakat kecil untuk membentuk koperasi. Bukan koperasi kecil-kecilan yang hidup segan mati tak mau, tapi koperasi yang bisa tumbuh bersama rakyat, untung bersama rakyat,” demikian Baktiono. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru