Bondowoso, JatimUPdate.id, - Rabu (28/5/2025) pagi, suasana di sebuah warung kopi pinggir jalan di Jalan Raya Bondowoso–Jember, tepatnya di Desa Taman, Kecamatan Grujugan, terasa lebih hidup dari biasanya.
Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Di tengah hiruk pikuk kendaraan dan aroma kopi yang mengepul, tampak sosok berseragam duduk santai bersama warga.
Aiptu Tony Irawan, Ps. Kanit Binmas Polsek Grujugan, Bondowoso, hadir bukan untuk razia atau patroli resmi, tapi untuk ngopi bareng dan mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat.
“Lewat ngobrol santai seperti ini, kami bisa tahu langsung apa yang dirasakan masyarakat. Kami juga sampaikan pesan penting soal menjaga pemeliharaan, keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Aiptu Tony sembari menyeruput minuman yang dipesan.
Obrolan berjalan cair. Tak ada batas antara polisi dan warga, hanya percakapan hangat yang dibalut kepedulian.
Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik
Sugiantoro (58), salah satu warga yang hadir, menyambut baik pendekatan yang dilakukan polisi.
“Kami merasa lebih dekat dan aman. Dengan kegiatan seperti ini, warga bisa lebih terbuka dan komunikasi jadi lancar. Semoga terus dilanjutkan,” ujarnya.
Ibnu (42), warga lainnya, menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara warga dan kepolisian bisa menjadi kunci mencegah konflik sosial sejak dini.
Baca juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya
“Masalah sekecil apa pun bisa cepat diselesaikan kalau kita saling terbuka,” katanya.
Kegiatan sambang yang dilakukan Aiptu Tony ini menjadi bukti pendekatan humanis dari kepolisian, bahwa menjaga pemeliharaan kamtibmas bisa dimulai dari meja warung kopi, dengan telinga yang mau mendengar dan hati yang mau peduli. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat