Bus TransJatim Buka Rute Baru Mojokerto–Sidoarjo–Porong.

Reporter : Miftah S
Ilustrasi Bus Trans Jatim

Sidoarjo, JatimUPdate.id : Kabar baik bagi warga Jawa Timur. Layanan transportasi publik Bus Trans Jatim membuka rute baru Mojokerto–Sidoarjo–Porong, yang akan melintasi kawasan strategis seperti Waru, Gedangan, Buduran, Candi, Tanggulangin hingga Porong.

Rute ini digadang menjadi solusi mobilitas warga di kawasan padat kendaraan, terutama di titik rawan kemacetan seperti Perempatan Gedangan, Seruni, dan Jembatan Layang Waru.

Baca juga: Aksi Balap Liar Diamankan di Arteri Porong Sidoarjo, Polisi Panggil Orang Tua Pelaku

Dengan tarif terjangkau, hanya Rp5.000 untuk umum dan Rp2.500 untuk pelajar, layanan ini diharapkan menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi.

“Sudah murah kan? Rp5 ribu bisa jalan-jalan naik bus dari Porong ke Mojokerto. Anak sekolah cuma bayar separuhnya,” kata Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, saat ditemui usai membuka Job Fair Hybrid di GOR Sidoarjo, pekan lalu.

Mimik menegaskan, kehadiran rute baru ini tidak hanya menjadi solusi praktis mobilitas, tapi juga bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kualitas hidup masyarakat.

Rute anyar ini juga akan terintegrasi dengan layanan Trans Jatim Koridor VI, yang menghubungkan Mojokerto dan Sidoarjo melalui Kawasan Industri Ngoro. Layanan ini didukung oleh 14 unit bus berlabel Patih Gajah Mada.

Tak sekadar konektivitas, layanan Trans Jatim hadir dengan pendekatan berkelanjutan. Pemkab Sidoarjo menargetkan pengurangan kendaraan pribadi di jalan raya, yang berdampak langsung pada penurunan polusi dan perbaikan kualitas udara.

“Kami berharap bisa segera terealisasi. Karena keberadaan Bus Trans Jatim bakal sangat membantu masyarakat, sekaligus mengurai kemacetan,” imbuh Mimik.

Bus TransJatim Porong-Sidoarjo-Mojokerto Diluncurkan 

Pemprov Jawa Timur meluncurkan layanan Bus Trans Jatim Koridor VI yang menghubungkan Mojokerto dengan Porong.

Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Terminal Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (26/5/2025).

Penambahan koridor baru ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas wilayah Gerbangkertosusila, khususnya melewati kawasan industri strategis seperti Ngoro.

Baca juga: Truk Boks Tabrak Dump Truck di By Pass Balongbendo Sidoarjo, Satu Tewas di Lokasi

Khofifah menegaskan kehadiran rute baru ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi para buruh yang disampaikan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) beberapa waktu lalu.

“Ini adalah jawaban atas rekomendasi yang disampaikan teman-teman buruh saat May Day kemarin. Mereka meminta agar Trans Jatim bisa melintas di kawasan industri Ngoro Mojokerto, maka Bus Trans Jatim Koridor VI inilah jawabannya,” ujar Khofifah dalam sambutannya, sebagaimana dikutip Tribunnews.Jatim.com pada pekan lalu.

Disisi lain, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menggagas layanan ini dengan skema buy the service atau pembelian layanan, serupa dengan sistem Teman Bus.

Awalnya dioperasikan oleh Perum DAMRI Surabaya, kini pengelolaan juga melibatkan operator swasta seperti PT Harapan Jaya Mining Transport, PT Bagong Dekaka Makmur, dan PT Yukida Multi Sinergy.

Sebagai informasi, Trans Jatim pertama kali hadir melalui Koridor I rute Sidoarjo–Surabaya–Gresik, yang resmi beroperasi sejak 19 Agustus 2022. Sebanyak 22 unit bus berdesain highdeck melayani rute sepanjang 75 kilometer, menggantikan layanan Trans Sidoarjo yang berhenti sejak April 2020.

Koridor ini terintegrasi dengan berbagai moda lain seperti bus kota reguler, Suroboyo Bus, Trans Semanggi Suroboyo, hingga layanan pengumpan Wirawiri Suroboyo.

Baca juga: Jalan Embong Kali Krian Sidoarjo Rusak dan Berlubang

Kini, bukan hanya kota besar yang punya layanan transportasi publik modern. Mojokerto, Sidoarjo, dan sekitarnya pun bersiap melaju lebih hijau, cepat, dan inklusif.

Pemerintah berharap, kolaborasi antar daerah ini menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lain di Jatim untuk mengembangkan konektivitas transportasi publik yang murah, nyaman, dan berkelanjutan.

Koridor Malang Raya

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) tengah menyiapkan tiga koridor baru Bus Trans Jatim untuk beroperasi di wilayah Malang Raya, meliputi Kabupaten dan Kota Malang, serta Kota Batu.
Nyono Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim menjelaskan, proses persiapan tiga koridor baru tersebut akan dimulai pada tahun ini.
“Instruksi dari Ibu Gubernur untuk tahun 2025 ini mulai melakukan proses awal Bus Trans Jatim koridor Malang Raya,” ujar Nyono saat dikonfirmasi pada Senin (19/5/2025).

Selain menyiapkan tiga koridor Bus Trans Jatim untuk wilayah Malang Raya, Dinas Perhubungan Jatim juga tengah mengkaji peluang menghubungkan wilayah Sidoarjo menuju ke Malang.

“Rencana nanti ada tiga koridor Bus Trans Jatim di Malang Raya. Masih kita kaji lebih dalam termasuk menghubungkan dengan Trans Jatim di kawasan Surabaya Raya,” jelasnya. (mif/ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru