Polres Lumajang Turun Langsung Awasi LPG 3 Kg, Pastikan Tak Ada Penyelewengan
Lumajang, JatimUPdate.id, – Polres Lumajang menunjukkan keseriusannya dalam mengawal distribusi LPG 3 kilogram di tengah keluhan kelangkaan di masyarakat.
Tak sekadar memantau, jajaran kepolisian turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan serentak di sejumlah agen dan pangkalan melalui Polsek jajaran, Jumat (10/4/2026).
Langkah ini menyasar wilayah Pasirian, Kunir, Pronojiwo, Lumajang Kota, hingga Senduro sebagai upaya memastikan distribusi gas subsidi tetap lancar dan tepat sasaran.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasi Humas Ipda Suprapto menegaskan, pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami ingin memastikan distribusi LPG 3 kg berjalan sesuai aturan dan tidak ada penyimpangan di lapangan. Masyarakat harus tetap mendapatkan haknya,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan, Polres Lumajang menemukan sejumlah persoalan di lapangan.
Di wilayah Pasirian, meski pasokan dari Pertamina mencapai 50 ton per hari di SPBE, distribusi ke beberapa wilayah masih belum merata.
Sementara di Pronojiwo, kondisi pangkalan didominasi tabung kosong, dengan hanya sebagian kecil tabung berisi yang tersedia.
Di Lumajang Kota, keterlambatan distribusi sejak sebelum Lebaran berdampak pada menumpuknya tabung kosong di tingkat agen. Bahkan, pasokan disebut turun sekitar 20 persen dari kondisi normal.
Sementara itu, antrean pengisian di SPBE menjadi salah satu faktor penghambat distribusi ke pangkalan. Kondisi ini turut memicu keterlambatan pasokan di tingkat bawah.
Polres Lumajang juga menemukan kendala keterbatasan kuota di wilayah Kunir, di mana distribusi hanya dilakukan satu kali dalam sepekan dan terhenti saat hari libur nasional.
Adapun di Senduro, tingginya permintaan dari luar daerah menyebabkan stok LPG 3 kg di agen habis, sehingga memicu kelangkaan di tingkat masyarakat.
Ipda Suprapto menegaskan, Polres Lumajang akan terus memperketat pengawasan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan distribusi kembali normal.
“Kami juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya. Jika ada penimbunan atau penyalahgunaan, pasti akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Dengan pengawasan langsung dari aparat kepolisian, diharapkan distribusi LPG 3 kg di Lumajang bisa kembali stabil dan tidak lagi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman