Malang, JatimUPdate.id – Dalam upaya meningkatkan kapasitas perangkat desa, mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang yang tengah menjalankan Pengabdian Masyarakat Tematik (PM-T) menggelar sosialisasi penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan desain AutoCAD untuk pembangunan infrastruktur di Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Baca juga: Wabup Malang Apresiasi Peran Strategis GP Ansor
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Balai Desa Tawangsari ini bertujuan untuk menghadirkan perencanaan teknis dan ekonomis terkait pembangunan infrastruktur sederhana, seperti saluran drainase dan jembatan.
Mahasiswa PM-T memaparkan rancangan teknis berupa gambar AutoCAD yang meliputi denah dan tampak bangunan, serta menyajikan estimasi biaya secara rinci, mulai dari material hingga ongkos tenaga kerja dan jadwal pelaksanaan.
Mohammad Yusuf Fariz, anggota kelompok PM-T, menjelaskan, “Perencanaan kami sesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat desa agar hasilnya tepat guna dan efisien.”
Sosialisasi ini dihadiri perangkat desa Tawangsari yang aktif berdiskusi dan memberikan masukan.
Kepala Desa Tawangsari, Miftakul Anwar, menyatakan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa dan berharap hasil kegiatan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa ke depan.
Kegiatan ini bukan sekadar presentasi satu arah. Mahasiswa dan perangkat desa terlibat dalam dialog produktif, membahas penyesuaian lokasi pembangunan dan pemilihan material lokal yang lebih sesuai dengan karakteristik desa.
Pendekatan partisipatif ini diharapkan memperkuat hasil akhir dan mempererat sinergi antara kampus dengan pemerintahan desa.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Mahasiswa UNITRI Berdayakan Desa Jombok
Sosialisasi dilaksanakan pada Kamis (3/7/2025), di Balai Desa Tawangsari, menjadi momentum penting bagi penguatan kapasitas lokal dalam perencanaan pembangunan berbasis kebutuhan nyata.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNITRI tidak hanya menunjukkan komitmen mereka dalam pengabdian masyarakat, tetapi juga berkontribusi secara konkret dengan pendekatan ilmiah dan teknis.
Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan infrastruktur desa yang berkualitas dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan sinergis antara dunia akademik dan pemerintahan desa. (dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat