Sherly Tjoanda : Saya Tidak Merasa sebagai Minoritas, Saya Bagian dari Keluarga Besar KAHMI

Reporter : Deki Umamun Rois
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Koordinator Presidium KAHMI sekaligus Ketua Komisi II DPR RI, Rifqynizamy Karsayuda dan Menteri ATR-BPN Nusron Wahid, serta Wamen Desa PDT Ahmad Riza Patria dalam acara Rapat Koordinasi Wilayah Maluku-Papua MN Kahmi

 

Ternate, Maluku Utara, JatimUPdate.id – Sebuah momentum penting terjadi saat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar pertemuan yang dihadiri sejumlah menteri dan kepala daerah di Kota Ternate, Senin (25/8/2025).

Baca juga: Siti Zuhro: UICI Harus Terus Berperan dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan forum tersebut, yang menurutnya menjadi ruang strategis bagi dialog antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly memuji kemampuan komunikasi Koordinator Presidium KAHMI sekaligus Ketua Komisi II DPR RI, Rifqynizamy Karsayuda.

Ia menyoroti gaya public speaking Rifqynizamy yang dianggap sangat menginspirasi dan memukau.

“Public speaking beliau luar biasa, seakan kita mendengar seorang maestro. Saya tidak mungkin bisa menyaingi retorika seperti itu,” ujar Shery Tjoanda pada acara yang digelar belum lama ini.

Sherly juga memberikan pujian khusus kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, yang hadir dalam forum tersebut. Menurut Sherly, kehadiran kementerian di forum ini membuka format baru dalam interaksi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Untuk pertama kalinya kementerian hadir dalam forum di mana kepala daerah bisa menyampaikan curhat, lalu langsung diberikan solusi konkret dan teknis. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” jelasnya.

Baca juga: Ombudsman RI : Masyarakat-Penyelenggara Mesti Bangun Sinergi dan Harmoni Sistem Pelayanan Publik

Selain Menteri Nusron Wahid, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Riza Patria, juga hadir dalam acara tersebut. Sherly mencatat bahwa ini adalah kunjungan kedua Riza Patria ke Maluku Utara, menandakan perhatian berkelanjutan terhadap daerah ini.

Forum ini juga dihadiri oleh Pejabat Gubernur Papua dan Wakil Gubernur Papua, yang turut menunjukkan pentingnya pertemuan lintas daerah dalam memperkuat sinergi pembangunan.

Setelah berinteraksi seharian bersama jajaran pimpinan KAHMI, Sherly menegaskan keyakinannya bahwa organisasi ini menjadi wahana penting dalam proses kaderisasi pemimpin bangsa.

“KAHMI bukan hanya seminar atau orasi, tapi benar-benar menghadirkan kerja nyata bagi pembangunan,” tegasnya.

Baca juga: Diskusi Terbuka MN KAHMI: 50 Orang Tewas Setiap Hari di Indonesia Akibat Narkoba

Lebih jauh, Gubernur Sherly mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam forum ini membuatnya merasa diterima sepenuhnya, bukan sebagai minoritas, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar Indonesia.

“Saya tidak merasa sebagai minoritas, tetapi sebagai Merah Putih, sebagai bagian dari keluarga besar KAHMI,” ujarnya mengakhiri sambutan dengan slogan khas HMI, “Yakin Usaha Sampai.”

Forum KAHMI di Ternate menjadi contoh nyata bagaimana dialog konstruktif antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan efektif, dengan pendekatan yang lebih humanis dan solutif.

Kehadiran tokoh-tokoh penting dari berbagai daerah memperkuat pondasi kaderisasi pemimpin bangsa dan sinergi pembangunan nasional. Gubernur Sherly Tjoanda memberikan gambaran bahwa melalui ruang seperti ini, keberagaman justru menjadi kekuatan yang menyatukan dalam semangat Merah Putih.

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru