Johari Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru PAUD dan Fasilitas Belajar Anak
Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan menggelar serap aspirasi masyarakat atau reses, di Balai RW 8 Babatan Pratama, Wiyung.
Warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kesejahteraan tenaga pendidik, fasilitas belajar, hingga dukungan pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini.
Para bunda PAUD juga mempertanyakan perbaikan sarana belajar mengajar, serta mengusulkan tambahan honor yang dianggap minim.
Johari mengatakan, PAUD memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesiapan belajar anak sejak dini.
Ia menegaskan posiisy PAUD semakin strategis sejak diberlakukannya wajib belajar 13 tahun oleh Kementerian Pendidikan
“PAUD memiliki peran sentral dalam mencetak generasi emas. Pemerintah Kota Surabaya juga sudah menindaklanjuti dengan Perwali Nomor 41 Tahun 2024 tentang Standar Pelayanan Minimal PAUD,” kata Johari, Rabu (27/5).
Menurutnya, aturan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan fasilitas belajar yang layak.
Legislator PKS itu menekankan tenaga pengajar juga harus berkualitas bagi anak usia 5–6 tahun.
Sebab usia tersebut merupakan masa golden age atau masa emas tumbuh kembang anak.
Johari menegaskan perhatian terhadap PAUD tidak boleh setengah-setengah. Ia menyebut tugas para pendidik PAUD cukup besar sehingga kesejahteraan mereka juga perlu ditingkatkan.
“Tugas PAUD ini besar. Mereka mendampingi anak-anak pada masa emas. Maka kesejahteraannya juga perlu mendapat perhatian,” katanya.
Johari juga menyampaikan sejumlah program beasiswa yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Di antaranya beasiswa PAUD, beasiswa bagi warga tidak mampu, serta beasiswa bagi penghafal kitab suci.
Ia berharap informasi tersebut bisa dimanfaatkan warga, khususnya para orang tua dan pengelola PAUD, agar akses pendidikan anak semakin terbuka.
Selain itu Johari juga menyoroti pentingnya fasilitas PAUD yang aman dan nyaman.
Menurutnya, sarana belajar anak usia dini harus benar-benar diperhatikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar.
“Fasilitas PAUD menjadi tanggung jawab pemerintah karena menyangkut keamanan dan kenyamanan belajar mengajar,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga, termasuk dari bunda PAUD, akan dicatat dan diperjuangkan melalui fungsi DPRD.
“Aspirasi panjenengan semua akan kami kawal. Semoga ke depan layanan PAUD di Surabaya semakin baik,” beber Johari Mustawan. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman