Sikapi Situasi Terkini, Pangdam V Brawijaya Gelar Patroli Gabungan Skala Besar: Kita Jaga Rumah Besar Ini

Reporter : Miftahul Rachman

Surabaya, JatimUpdate.id - Situasi dalam negeri dalam seminggu terakhir, terjadi aksi unjuk rasa secara serentak, yang digelar beberapa komponen mahasiswa dan masyarakat, sebagai bentuk protes.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin menjelaskan kepada media, Patroli Gabungan Skala Besar itu bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, dengan cara menyapa masyarakat, sekaligus mengimbau agar situasi kondusif.

Baca juga: Mayjen TNI Rafael Terima Prapanca Award dari PWI Jatim

"Agar masyarakat, khususnya Kota Surabaya, sama sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita," ujar Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin, di Gedung Negara Grahadi, pada Minggu (31/08/2025).

Melalui upaya itu, Pangdam V Brawijaya optimis, situasi dapat terkendali, sehingga aksi anarkis tidak terjadi lagi.

"Kita jaga rumah besar kita, dari tindakan anarkis. Hindari kumpul kumpul yang tidak perlu, yang mengarah pada tindakan anarkis," ujarnya.

Baca juga: Pj. Gubernur Adhy: Layanannya Lengkap, Pemudik yang Lelah Berkendara Silahkan Istirahat

Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang telah disampaikan dalam pidato resminya, didampingi oleh para Ketua Partai Politik, aparat TNI-POLRI akan menindak tegas, jika ada perbuatan anarkis, merusak, melawan aturan, penjarahan dan pembakaran. 

"Tindakan itu akan mendapatkan sangsi, tentunya dengan prosedur," ujarnya.

Aksi anarkis, yang mengarah pada pengrusakan, hanya akan merugikan masyarakat. Karenanya, Pangdam V Brawijaya mengimbau masyarakat agar tetap tenang, dengan menjaga kondusivitas wilayah.

Baca juga: Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Sinergi dan Kolaborasi Demi Wujudkan Pemilu Aman Dan Damai

"Karena, tindakan anarkis akan merugikan kita semua," tandasnya.

Upaya persuasif Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin cukup menarik simpati publik. Ketika, terjadi unjuk rasa besar-besaran, Rudi bahkan berada ditengah-tengah para pengunjuk rasa. (MR) 

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru