Surabaya, JatimUpdate.id – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).
Baca juga: Achmad Syafiuddin Ketua CEHP Unusa Terima Penghargaan dari Wali Kota Surabaya
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yang juga dosen Prodi Kesehatan Masyarakat Unusa, Achmad Syafiuddin, Ph.D., dinobatkan sebagai salah satu ilmuwan berpengaruh dalam top 2% scientist dunia yang baru saja dirilis oleh Elsevier dan Stanford University pada Jumat, (19/09/2025).
Dalam daftar prestisius tersebut, sebanyak 209 ilmuwan Indonesia berhasil tercatat. Achmad Syafiuddin menempati peringkat ke-17 dari 209 ilmuwan dari Indonesia.
Pencapaian ini sangat istimewa karena Syafi, sapaan akrabnya berhasil mempertahankan posisinya selama lima tahun berturut-turut sejak tahun 2021.
Baca juga: Unusa Berdampak terhadap Pesantren melalui UNUSA-Water
“Alhamdulillah, capaian ini tentu bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan juga untuk Unusa, civitas akademika, dan bangsa Indonesia. Semoga bisa menjadi motivasi bagi para peneliti muda untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan,” ujar Syafiuddin.
Perlu diketahui, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas riset di Unusa mampu bersaing di tingkat global. Hal itu sejalan dengan komitmen universitas dalam memperkuat penelitian dan inovasi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Teken MoU dengan KBRI Malaysia, Unusa Perluas Pengmas dan Kuliah Kerja Nyata
Yang lebih menarik, Syafiuddin menjadi satu-satunya dosen Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang berhasil masuk dalam daftar World's Top 2% Scientists.
Dengan capaian ini, Achmad Syafiuddin tidak hanya mengharumkan nama Unusa, tetapi juga turut memperkuat posisi Indonesia dalam peta keilmuan dunia. (wb/roy)
Editor : Ibrahim