Siapkan Lulusan Tangguh dan Terampil Vokasi Unair Gelar Pelatihan USG Payudara

Reporter : Ibrahim
Pelatihan USG Payudara Mahasiswa Prodi TRP Unair, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id – Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) bekerja sama dengan PT Endo Indonesia menggelar pelatihan bertajuk "Women’s Ultrason Imaging Advanced Ultrason Short Course".

Koordinator Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan, Muhaimin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Fakultas Vokasi dengan pihak industri untuk memperkuat kemampuan mahasiswa di bidang pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Baca juga: Kemenko PM Dorong Akselerasi UMKM dan SMK Go Global Lewat Model “Belanja Masalah” di Surabaya

“Memang kami mengadakan satu acara namanya Women’s Ultrason Imaging Advanced Ultrason Short Course. Jadi acara ini kerja sama antara Fakultas Vokasi dengan PT Endo Indonesia,” kata Muhaimin, kepada Jatimupdate.id, Rabu (22/10)

Muhaimin menjelaskan, pelatihan ini difokuskan pada pemeriksaan USG untuk payudara.

Sebab kata Muhaimin kasus kanker payudara di Indonesia termasuk tinggi dan memiliki tingkat kematian yang besar.

“Kasus kanker payudara itu menjadi salah satu kasus yang cukup banyak di Indonesia dan tingkat kematiannya juga tinggi. Karena itu, diperlukan keterampilan khusus bagi mahasiswa teknologi radiologi pencitraan agar bisa lebih menguasai teknik-teknik pemeriksaan secara dini,” terangnya.

Menurut Muhaimin, kemampuan menggunakan peralatan USG sangat penting.

Hal itu untuk mencegah perkembangan kanker menuju stadium lanjut. 

“Dengan USG, bisa mendeteksi lebih awal dan menghindari kondisi yang sudah memasuki stadium lanjut,” kata Muhaimin.

Ia menambahkan, kualitas gambar yang dihasilkan dari alat USG sangat menentukan hasil diagnosis. 

“Diperlukan keahlian khusus untuk menghasilkan citra USG yang baik. Dari situ bisa diketahui apakah payudara itu normal atau tidak, bahkan bisa ditentukan stadiumnya,” jelasnya.

Muhaimin menegaskan, kemampuan menggunakan USG merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikuasai lulusan teknologi radiologi pencitraan. 

Baca juga: Khofifah Bangga, FK UNAIR Telah Cetak Puluhan Ribu Dokter untuk Negeri

“Ini menjadi salah satu kompetensi lulusan kami, agar mereka menguasai modalitas dan keahlian tersebut,” imbuhnya.

Ia juga menyebut kerja sama dengan PT Endo Indonesia tidak hanya berhenti pada pelatihan saja.

Namun, kata Muhaimin juga dalam bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat

“Kerja sama ini nantinya akan terus kami kembangkan, bukan hanya dalam pelatihan, tapi juga riset dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Dekan Fakultas Vokasi Unair, Dian Yuli Rendrawati, mengatakan pelatihan merupakan bagian dari penerapan sistem pendidikan vokasi yang menekankan keterampilan praktis bagi mahasiswa.

“Harapannya, pelatihan ini dapat diaplikasikan kepada masyarakat, karena fakultas vokasi itu fakultas yang sifatnya terapan. Mahasiswa diarahkan untuk terampil dan punya skill, tidak hanya teori saja,” ujarnya.

Baca juga: BEM FEB Unair Kawal APBD 2025, Komisi D DPRD Surabaya Apresiasi Gerakan Akademisi Muda

Dian menjelaskan, porsi pembelajaran di Fakultas Vokasi Unair 30 persen teori dan 70 persen praktik.

“Kami bermitra dengan industri. Ini kolaborasi. Jadi tidak berjalan sendiri, tapi bergandengan dengan industri,” katanya.

Menurutnya, kerja sama dengan industri sudah diterapkan sejak penyusunan kurikulum hingga kegiatan praktikum. 

“Mulai pembelajaran, kurikulum, dan praktikum semuanya digodok bersama industri. Jadi saat mahasiswa terjun ke industri, mereka sudah siap,” terang Dian.

Dian berharap, pelatihan ini mampu mencetak tenaga vokasi yang benar-benar siap kerja dan berdampak bagi masyarakat. 

“Kita tidak menciptakan pengangguran yang tidak punya keterampilan. Tapi mahasiswa yang bisa hands on skill di industri,” pungkasnya. (Roy)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru