Ansor Jatim Tantangan Dakwah di Era Digital Semakin Kompleks

Reporter : Ibrahim
Ketua Ansor Jatim Musaffa Safril, dok istimewa

Sampang,JatimUPdate.id - Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril, mengatakan pendakwah harus menjaga sikap, gerak, dan ucapan.

Menurutnya, sikap itu bukan hanya perilaku pribadi semata, melainkan cerminan martabat dan nilai dakwah yang mereka sampaikan.

Baca juga: Ansor Jatim Sebut Menteri Pertanian Berhasil Bawa Indonesia Menuju Kedaulatan Pangan

“Pendakwah tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga menunjukkan akhlak. Etika adalah pakaian dakwah, dan bila itu terciderai, maka marwah agama ikut terluka,” kata Musaffa' saat Dirosah Wustho PW MDS Rijalul Ansor di Ponpes At-Taufiq, Robatal Sampang, Minggu (16/11).

Ia mengingatkan pendakwah muda di era digital menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks.

Maka dari itu, ia menekankan pendakwah memperkuat kapasitas intelektual, spiritual, dan moral agar mampu menjawab kebutuhan umat secara arif dan menenangkan.

Baca juga: Ansor Jatim Desak BUMD Bermasalah Dievaluasi, Berbasis Kinerja Bukan Pertimbangan PolitikĀ 

Musaffa' memaparkan Dirosah Wustho, sebagai jenjang kaderisasi lanjutan, yang tidak hanya bertumpu pada ruang teori. 

"Namun merupakan bagian dari pembentukan kedewasaan sikap dan kecakapan metodologi dakwah." urai Musaffa'. 

Baca juga: Peringati Harlah Ansor ke 92 Tahun 2026, Ansor Plumbungan Fokus Bidang Kemandirian dan Ekonomi Organisasi

Ia berharap kader Rijalul Ansor mampu tampil sebagai duta dakwah menguatkan moderasi beragama, menjaga kerukunan serta menghadirkan wajah Islam yang ramah dan mencerahkan.

“Jenjang kaderisasi ini menjadi penguat kapasitas para penggerak dakwah, khususnya para kiai muda di lingkungan Ansor Jawa Timur, agar dapat menjalankan perannya dengan lebih matang, berwibawa, dan bermanfaat bagi umat,” demikian Musaffa Safril. (RoY).

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru