Surabaya, JatimUPdate.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur Imam Utomo mengatakan, organisasinya mengirimkan delapan relawan dan 9 truk air bersih untuk membantu pemenuhan air bersih bagi para korban bencana banjir bandang di Provinsi Sumatra Barat, Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi DI Aceh.
Baca juga: Ketua PWI Jatim Apresiasi Final Mini Soccer Piala PWI, Dorong Turnamen Digelar Lebih Besar
Pengiriman dilakukan bersamaan dengan mobilisasi truk air bersih yang didistribusikan PMI Pusat sejak awal bencana terjadi.
"Dikoordinir PMI Pusat, kami sudah mengirimkan sejumlah bantuan, diantaranya 18 relawan dan 9 kendaraan truk tangki air bersih. Sementara ini, kami belum mengirim banyak relawan, karena memang belum ada permintaan dari sana," kata Imam Utomo saat berdialog dengan pengurus PWI Jatim yang bersilaturahmi ke Kantor Sekretariat PMI Jatim di Surabaya, Rabu (10/12/2025).
Pada kesempatan itu, Imam Utomo menyatakan tengah menyiapkan perayaan besar-besaran peringatan Hari Relawan Internasional 2025 tingkat Jawa Timur yang akan dipusatkan di Kabupaten Ngawi pada 17 Desember 2025.
Peringatan akan dipadu dengan pelantikan kepengurusan baru PMI Jatim periode 2025-2030 yang kembali dipimpinnya untuk kali keempat.
"Seiring dengan peringatan Hari Relawan Internasional 2025 tingkat Jatim itu, kami juga akan melaksanakan pelantikan kepengurusan baru PMI Jawa Timur. Kebetulan, Surat keputusan (SK) kepengurusan PMI Jatim periode 2025-2030 sudah ditandatangani Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla pada 9 Desember 2025," ujar mantan Gubernur Jatim itu.
Baca juga: Donor Darah PWI Jatim Diakhiri Tumpengan Selamat HPN 2026
Menurut dia, perayaan Hari Relawan Internasional 2025 tingkat Jatim yang dipusatkan di Ngawi dipastikan berlangsung semarak. Sebab, setiap kabupaten/kota diminta menyiapkan 50 relawan bersertifikasi untuk mengikuti prosesi Hari Relawan 2025.
Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengapresiasi gerakan cepat PMI Jatim mengirimkan bantuan untuk korban bencana banjir bandang di tiga provinsi di Sumatra.
"Alhamdulillah pak ketua, melalui WA grup pengurus PWI Jatim, kami juga sudah mengumpulkan puluhan juta rupiah uang sumbangan bagi korban. Kami siap untuk menyalurkannya bekerjasama dengan PMI Jatim. Penyalurannya bisa melalui PWI Jatim atau sebaliknya kami menyerahkan ke PMI Jatim untuk dikirimkan ke para korban," ujar Lutfil Hakim.
Baca juga: PWI Pamekasan menggelar Pameran Lukisan
Ke depan, Lutfil berharap ada sinergi kuat yang dibangun antara organisasi yang dipimpinnya dengan PMI Jatim dalam soal penanganan kebencanaan.
"Kami siap membantu syiar kegiatan dan memberi pelatihan jurnalistik dan publikasi bagi humas PMI Jatim. Sebaliknya, PMI Jatim bisa memberikan pelatihan penanganan kebencanaan kepada para wartawan PWI Jatim."
Menurut Ketua PWI Jatim yang akrab disapa cak Item itu, pelatihan penanganan kebencanaan sangat diperlukan para wartawan agar memahami proses menghadapi bencana, sehingga penulisan beritanya akurat sesuai standar operasional penanganan kebencanaan. (roy/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat