Mbak Wali Ajak PCNU Perkuat Sinergi Wujudkan NU Adaptif dan Inklusif

Reporter : Umamul Hoir
Walikota Kediri, Vinanda Premeswati di Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Ke-III PCNU Kota Kediri di Aula Gedung E Universitas Islam Kadiri, Sabtu (13/12/2025).

 

Kota Kediri, JatimUPdate.id — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mewujudkan Nahdlatul Ulama yang adaptif, kolaboratif, dan inklusif.

Baca juga: Ketua PDM Malang Sampaikan Tausyiah Refleksi Persatuan Muhammadiyah dan NU

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Ke-III PCNU Kota Kediri di Aula Gedung E Universitas Islam Kadiri, Sabtu (13/12/2025).

Muskercab Ke-III PCNU Kota Kediri mengusung tema “Khidmah Jam’iyyah Menuju Nahdlatul Ulama Kota Kediri yang Adaptif, Kolaboratif, dan Inklusif di Era Keberlanjutan.” Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi dan perumusan program kerja PCNU dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat peran NU di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Vinanda menyampaikan apresiasi kepada PCNU Kota Kediri yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan sosial-keagamaan serta memperkuat ketahanan masyarakat.

Menurut dia, peran NU sangat penting dalam menciptakan stabilitas sosial yang kondusif bagi pembangunan daerah.

Wali Kota termuda di Kediri itu menyoroti sejumlah dinamika yang dihadapi Kota Kediri, salah satunya di bidang pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Pemerintah Kota Kediri, kata Vinanda, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pesantren, Lembaga Ma’arif, serta seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan NU. Di tengah derasnya arus digital dan tantangan degradasi moral, bimbingan para kiai dinilai sangat dibutuhkan untuk membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah.

Baca juga: Harlah ke 55, PC LTM NU Kabupaten Malang Agendakan Beberapa Kegiatan

Selain pendidikan, Vinanda juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan. Pemerintah Kota Kediri memberikan perhatian besar terhadap pengembangan UMKM, koperasi, dan kemandirian ekonomi keluarga.

Karena itu, ia mengajak PCNU bersama badan otonom dan lembaga-lembaga NU untuk memperkuat usaha berbasis jamaah, mendorong digitalisasi UMKM, serta meningkatkan pemberdayaan ekonomi di lingkungan masjid, musala, dan pesantren.

Lebih lanjut, Vinanda menegaskan bahwa Muskercab menjadi momentum penting untuk menentukan arah besar khidmah PCNU bagi umat dan Kota Kediri. Rangkaian agenda, mulai dari iftitah, pleno tata tertib, sidang komisi, hingga bahtsul masail, merupakan ikhtiar NU dalam merespons tantangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.

Menutup sambutannya, Vinanda mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Musyawarah Kerja Ke-III PCNU Kota Kediri Tahun 2025.

Baca juga: Kasus Lahan Tol Bandara Dhoho Kediri Tetap Diproses, Jaksa Tegaskan Masuk Pidana Umum

Ia berharap seluruh rangkaian musyawarah berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan bagi umat serta kemajuan Kota Kediri.

“Kami berharap keputusan-keputusan yang dihasilkan bisa memperkuat peran NU dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Kediri,” ujar Walikota Kediri.

Muskercab Ke-III PCNU Kota Kediri tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Rais Syuriah PCNU Kota Kediri KH Abdul Hamid Abdul Qodir, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, Camat Kota Agus Suharyanto, Lurah Manisrenggo David Hendra, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(mam/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru